oleh

Proyek Jalan dan Saluran di Jalan Raya Citarik Dinilai Ganggu Arus Lalu Lintas

Sukabumi, Akuratnews.com– Tidak terlihatnya rambu-rambu dilokasi pekerjaan proyek jalan dan saluran yang ada di Jalan Raya Citarik, Pelabuhan Ratu Sukabumi, dianggap mengangu kelancaran arus lalu lintas jalan dan dinilai bisa memicu terjadinya kecelakaan lantaran lebar jalan yang ada hanya sekitar 6 meter.

“Sepanjang jalan yang lagi dikerjakan itu kok bisa nggak kelihatan ada rambu-rambu proyeknya. Padahal, selain bisa bikin macet, galian disisi ruas jalan yang dilebarkan bisa rawan kecelakaan,” kata Anis, seorang pengendara saat melintas di Jalan Raya Citarik, Pelabuhan Ratu,Jumat,(21/12/2018)

Dirinya menilai pekerjaan pelebaran jalan dan saluran sepanjang itu harusnya diberikan tanda atau rambu proyek sebagai tanda adanya pekerjaan jalan bagi para pengendara yang melintas untuk menghidari kemacetan dan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Mobil atau motor bisa saja keluar jalur dan masuk pekerjaan jalan yang di gali untuk pelebaran jalan dan saluran karena tidak adanya rambu disekitar lokasi proyek itu,” ujar Anis.

Tidak adanya rambu dilokasi kerja proyek pelebaran jalan dan saluran di Jalan Raya Citarik, Pelabuhan Ratu itu ternyata pernah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas. Beberapa kali pengendara motor pernah terjatuh bahkan masuk ke saluran air yang sedang dikerjakan tersebut.

“Kalo motor sih udah sering jatuh dan masuk ke saluran air yang lagi dikerjakan itu. Warga sekitar lokasi proyek juga pernah protes karena galian saluran tidak segera selesai dikerjakan dan menganggu aktifitas warga sekitar proyek,” kata Aji, warga disekitar lokasi proyek itu.

Menurutnya, pekerjaan proyek itu sudah mulai dikerjakan sejak sekitar satu bulan lebih dan melintasi tiga wilayah Desa di wilayah Kecamatan Pelabuhan Ratu salah satunya Desa Citarik.

Meski begitu, sampai sekarang dirinya mengaku tidak pernah tahu menahu soal besarnya nilai proyek, bahkan dari mana sumber dana proyek tersebut.

“Kalo jumlah biayanya dan sumber dana proyeknya saya belum tahu karena tidak pernah liat ada papan nama proyeknya. Kalo mulai dikerjakanya itu sudah dari sekitar satu bulan lebih,” kata Aji saat ditemui disekitar lokasi kerja proyek tersebut.

Kesempatan lain, Iwan salah seorang pekerja proyek mengatakan pekerjaan proyek pelebaran jalan dan saluran panjangnya 3200 meter. Proyeknya berasal dari Provinsi Jawa Barat.

Meski tak menjelaskan besarnya nilai proyek, nsmun dirinya juga mengaku papan nama proyek sudah terpasang di kantor. “Papan nama proyek sudah kami pasang dan ada di office. Kalo panjang pekerjaanya sampai 3200 meter,” jelasnya. (Eko)

Loading...

Komentar

News Feed