oleh

Proyek Pengairan di Malang Terindikasi Bermasalah

Malang, Akuratnews.com – Beberapa proyek Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Kabupaten Malang beberapa hari ini jadi sorotan karena diduga terindikasi pengurangan volume.

Hal tersebut terungkap berdasarkan informasi warga kepada tim investigasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Malang Raya, bahwa proyek pekerjaan milik DPUSDA yang diduga tidak sesuai ketentuan.

“Temuan ini bermula dari laporan masyarakat setempat, ditemukan adanya proyek milik DPUSDA yang diduga ada pengurangan volume pekerjaan, kami langsung kirim tim investigasi ke lapangan, ” ungkap Ketua IWO Malang Raya, M Rochman, saat rapat kerja di Kantor IWO, di Jl. Tretes Selatan No.01, Malang, Kamis (09/08).

Selain itu, Rochman juga mengungkapkan pihaknya sudah mengantongi sejumlah Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan di Dinas PUSDA.

” Berdasarkan data yang kami dapat, di DPUSDA tahun 2018 ini diketahui ada 432 paket pekerjaan dengan anggarannya senilai hampir Rp 66,5 Milyar. Dari sejumlah paket tersebut, kami sudah mengantongi RAB 20 paket proyek dan nantinya akan kita telusuri, ” jelasnya.

Menurut Rohman mengingat lokasi berjauhan, agar bisa terjangkau IWO membentuk tim investigasi yang diketuai oleh Muhammad, yang hasilnya nanti dikoordinasikan dengan ketua tim.

“ Saat ini, kami membentuk tim kecil dulu untuk investigasi yang diketuai oleh Muhammad, untuk mempermudah komunikasi satu pintu, ” imbuhnya.

Terpisah, Muhammad, Ketua tim investigasi IWO menegaskan, hal pertama yang dilakukan adalah kroscek ke lokasi proyek, berdasar informasi dari masyarakat dan data RAB yang ada. Setelah itu jika ditemukan adanya pengurangan volume, pihaknya akan mengumpulkan data dan melanjutkan laporan ke penegak hukum (APH).

“Jika ditemukan pengurangan volume, pada tiap paket pekerjaan, kami akan teruskan pelaporan ke aparat penegak hukum langsung, ” tandasnya. (Rmn)

Komentar

News Feed