PT Bima Cakra Perkasa Mineralindo Diduga Serobot Lahan Warga

Morowali, Akuratnews.com - Salah satu perusahaan tambang yang beraktifitas di Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah diduga melakukan penyerobotan lahan warga di desa Laroenai.

Penyelesaian yang tidak kunjung tuntas, sehingga sejumlah warga desa Laroenai yang tergabung dalam Karang Taruna Laroenai (KTL) desa Laroenai akan melakukan aksi unjukrasa di PT. Bima Cakra Perkasa Mineralindo sebagai sasaran aksi.

Hal ini berdasarkan surat pemberitahuan aksi unjukrasa pada Rabu, 16 Oktober 2019, sejak pukul 08:00 wita sampai selesai, nomor ; 001/KTL/2019 yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Resort Morowali.

Berdasarkan surat pemberitahuan aksi tersebut diketahui, bahwa waktu pelaksanaan aksi selama sehari dan estimasi masa sebanyak 150 orang dengan menggunakan alat peraga berupa, mobil dan sounsistem.

Sejumlah tuntutan aksi pundisampaikan melalui surat pemberitahuan aksi ini. Mulai dari meminta pertanggung jawaban perusahaan terkait penerobosan atau penyerobotan terhadap lahan masyarakat yang di lakukan oleh PT. ASKON.

Kemudian menuntut, adanya dampak pertambangan yang merusak lingkungan. Dan meminta kepada pihak perusahaan PT. Bima Cakra Perkasa Mineralindo (BCPM), agar memprioritaskan tenaga kerja lokal, baik skil maupun non skil sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Penulis: Wardi Bania
Editor:Redaksi

Baca Juga