PT Bumi Sumber Swarna Dilaporkan Ke Polisi, Kerugian Korban 32 Miliar

AKURATNEWS - Maraknya kasus penipuan dengan modus menghimpun dana masyarakat tanpa ijin resmi dari BI dan OJK bukan kali ini terjadi, ada banyak modus lainnya dan beberapa telah dilaporkan resmi di pihak kepolisian dan sedang dalam proses dan telah disidik.

Salah satunya yang sedang ditangani LQ Indonesia Law Firm melaporkan PT Bumi Sumber Swarna, PT Citra Permai reality dan PT Millenium United ke pihak kepolisian atas dugaan pasal 372, 378 dan UU Perbankan Nomor 10 tahun 1998 pada Jumat, 1 Juli 2022.

Laporan kepolisi bernomor LP/B/0340/VII/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI didasari dari adanya aduan beberapa korban yang ditawari produk sejenis deposito dengan bunga 12.5 % setahun dan dibayarkan perbulan.

"Pada awalnya dikatakan bahwa produk tersebut adalah produk dari OSO Sekuritas Indonesia, para korban dengan iming-iming bunga yang tinggi percaya saja, sehingga terperdaya melakukan transfer ke rekening atas nama PT Bumi Sumber Swarna," kata kuasa hukum korban dari LQ Indonesia Lawfirm Franziska di Jakarta. Senin, 4 Juli 2022.

Dijelaskan Franziska, sepengetahuan para korban setelah transfer, mereka menerima dalam bentuk bilyet deposito, kenyataannya yang diterima adalah Surat Hutang atas nama PT Bumi Sumber Swarna, sehingga membuat para korban protes.

"Oleh pihak PT Bumi Sumber Swarna, korban diyakinkan bahwa sekalipun dana mereka diberikan dalam bentuk surat hutang akan terjamin dan pasti akan menerima bunga sesuai dengan janji diawal dan dapat ditarik apabila telah jatuh tempo," lanjut Franziska.

Selama beberapa waktu para korban menerima bunga yang dijanjikan, dengan masa waktu jatuh tempo surat hutang bervariasi maksimal 1 tahun, beberapa korban menerima bunga dan ditransfer ke rekening pribadi, dan pengirimnya dari PT Bumi Sumber Swarna.

"Permasalahan dimulai pada akhir jatuh tempo surat hutang para korban tidak bisa menarik dana mereka, dan PT Bumi Sumber Swarna tidak menyanggupi untuk melakukan pengembalian dana para korban dengan total 32 Milyar lebih," ungkap Franziska.

Selanjutnya para korban menunjuk LQ Indonesia Law Firm untuk menyelesaikan Kasus penipuan investasi, mendapat kepercayaan tersebut, LQ Indonesia Law Firm langsung melayangkan somasi Dan melaporkan Kasus penipuan ke Mabes Polri.

"Somasi sudah kami layangkan dan selanjutnya agar kasus ini segera ditangani, sebagai kuasa hukum yang ditunjuk kami telah melaporkan kejadian ini di Mabes Polri, agar para korban yang dananya tidak kembali cepat ditangani oleh Pihak Kepolisian," jelas Franziska.

Diduga PT Bumi Sumber Swarna telah melakukan pelanggaran tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan tujuan menghimpun dana masyarakat tanpa Ijin Bank Indonesia dan ijin dari OJK.

"Akibatnya para Korban sejumlah 35 orang yang tersebar disebagian wilayah Indonesia mengalami kerugian financial dan melaporkan kasus ini, dengan harapan Para Pelaku segera diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia," papar Adovakat Franziska.

Selain PT BSS, OSO Sekuritas juga menjual surat hutang dan menerbitkan MTN PT MPIP dan PT MPIS yang juga bermasalah dan secara total merugikan sekitar 7.5 Triliun yang juga mandek, tidak dibayar setelah jatuh tempo.

Masyarakat diharap waspada dan hati-hati atas penawaran produk investasi dengan bunga diatas deposito, karena jika tidak di bayar akan beresiko kehilangan seluruh modal Investasi.

LQ Indonesia Law Firm membuka Hotline 0817-489-0999 (LQ Tangerang) dan 0818-0454-4489.***

Penulis:

Baca Juga