Puan Maharani Resmikan Kampung Siaga Bencana di Asmat

Asmat, Akuratnews.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani meresmikan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan mengukuhkan 30 Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Asmat, bertempat di Auka Wiyata Mandala, Agats, Kabupaten Asmat, Kamis (22/02/18).

“Keberadaan KSB di Asmat dimana TAGANA sebagai fasilitator dan warga sebagai relawan terlatih sangat penting dan diharapkan mampu melakukan antisipasi serta ketahanan masyarakat saat terjadi bencana,” tuturnya.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menko PMK disaksikan oleh Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Pendidikan Mujadjir Effendi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Bupati Agats Elisa Kambu.

Pembentukan KSB Asmat, sebut Menteri Puan, mengutamakan penguatan kearifan lokal agar mitigasi bencana dan layanan tanggap darurat, serta mobilisasi bantuan sosial dapat terlaksana secara efektif.

Tim KSB di Asmat melibatkan 60 orang dari enam kampung yaitu Kampung Ayam, Kampung Buetkoar, Kampung Wawcesaw, Kampung Bayiw Pinam, Kampung Cumnew dan Kampung Jewesdoar.

Kepada Bupati dan jajaran Pemkab Asmat, Menko Puan menegaskan agar turun ke lapangan secara terus menerus membantu warganya.

“Pak Bupati harus sering-sering di Asmat. Jangan sering tinggalkan Asmat. Bantuan banyak tapi kalau Pemda tidak mau turun ke lapangan untuk membantu rakyatnya tidak akan tersampaikan kepada para mama,” tutur Puan dalam pidato arahannya.

Sementara itu Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan setelah Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak dan Gizi Buruk di Asmat berakhir, pemerintah pusat tetap berkomitmen untuk menyalurkan bantuan dan prndampingan kepada warga Asmat. “Kemensos telah menyalurkan bantuan sosial untuk Asmat berupa PKH, Rastra, sembako, Program Komunitas Adat Terpencil (KAT),” terangnya.

Bantuan untuk Kabupaten Asmat terdiri dari bansos PKH senilai 6,68 miliar untuk PKH Reguler 3.322 keluarga, PKH Disabilitas 8 jiwa dan PKH Lansia 8 jiwa.

Sementara bantuan rastra untuk 13.046 keluarga senilai 17,22 miliar dan Bantuan Hibah Dalam Negeri sebanyak 100 keluarga senilai 33,25 juta.

Untuk bantuan program Komunitas Adat Terpencil (KAT) tahun 2018 melalui dana tugas bantuan kabupaten senilai Rp3,1 miliar. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga