Puluhan Anggota DPD Lintas Generasi Ngumpul Bareng

Sehari sebelum pelantikan, puluhan anggota DPD guyub untuk saling kenal dan menjaga kekompakan satu sama lain.

Jakarta, Akuratnews.com - Sedikitnya 75 anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari berbagai provinsi di Indonesia, menyempati diri berkumpul sebelum momen pelantikan mereka, Selasa (1/10/2019).

Acara bertajuk “Dari Kita Oleh Kita Untuk Bangsa" ini dihelat di Ceria Room, Hotel Shangrilla, Jakarta, Senin (30/9/2019) malam.

Acara yang berlangsung di tengah iklim politik yang memanas ini digagas dan diselenggarakan oleh Kaukus Senator Muda Indonesia 2019-2024.

"Acara ini bukan untuk memihak atau dalam rangka dukung-mendukung sosok. Kita kumpul, nyanyi-nyanyi, silaturahmi,” ujar Sultan Najamudin, anggota DPD RI, yang mantan Wakil Gubernur Bengkulu  itu, dalam kata sambutannya.

Senada dengan Sultan Najamudin, Senator DPD RI terpilih dari Aceh, Fachrul Razi mengatakan jika acara dilaksanakan untuk membangun kekompakan.

“Mari bangun kekompakan dan persatuan menuju DPD RI bermartabat,” ujar Fachrul Razi yang juga inisiator acara.

Masih menurut Fachrul Razi, masuknya sejumlah senator muda di DPD periode lima tahun ke depan, bisa menjadi mediator untuk anggota DPD yang sudah senior.

"Jadi tak ada sekat diantara kita" imbuhnya.

Malam “Dari Kita Oleh Kita Untuk Bangsa" nampak kian hangat dan meriah dengan tampilnya sejumlah artis dan penyanyi terkenal seperti, Bams Samson, Anwar Fuadi,  Kevin Liliana Miss Internasional 2017 serta Winda Idol.

Aksi menghibur sejumlah selebritas di acara itu, juga ditimpali dengan aksi bernyanyi beberapa nama yang digadang-gadang bakal jadi ketua DPD yakni, Nono Sampurno, Prof Jimmly Assidiqie serta Fadel Muhammad.  Mereka terlihat saling bersahut-sahutan bernyanyi di depan anggota DPD lainnya.

Mereka menyanyikan lagu Sio Mama,  yang populer bagi masyarakat Indonesia Timur, meskipun liriknya menggunakan bahasa Ambon. Lagu  untuk mengenang jasa dari para ibu yang telah mengasuh anak-anaknya untuk menjadi orang yang berarti.

Lagu tersebut menyimbolkan bahwa seluruh bangsa Indonesia adalah saudara meski berbeda agama, suku, dan budaya. Masyarakat yang berbeda, menurut lagu itu, disatukan dengan semangat keindonesiaan.

Belakangan memang sempat ada friksi, akibat pengesahan Tatib yang tanpa pembahasan atau karena substansi Tatib yang tidak dapat diterima anggota periode baru.

Anggota DPD RI senior, “ngotot-ngototan” soal Tatib.

Sedang untuk anggota baru, belum terlalu mahfum apa yang membuat ricuh.  Anggota DPD RI yang baru tak merasakan langsung adegan friksi itu. Mereka hanya memantau dari ramai di media massa dan medsos.

Kabar menyeruak, sejumlah anggota DPD yang hadir menolak pengesahan perubahan Tata Tertib DPD RI untuk periode tahun 2019-2024.

Malam Keakraban ini dinilai berhasil,  di tengah demo-demo yang mengepung lokasi pertemuan anggota DPD RI itu,  para Kandidat justru kelihatan bersenda-gurau.

Malam "Dari Kita Oleh Kita Untuk Bangsa" ini juga dihadiri oleh puluhan pewarta dari media cetak, elektronik, online dan televisi turut Mereka nampak membaur dan tak ada sekat satu sama lain.

Penulis: Redaksi
Editor:Redaksi

Baca Juga