Puluhan Mahasiswa dan Dosen UBL Tanam Pohon di DAS Citarum

Puluhan mahasiswa dan dosen Universitas Budi Luhur (UBL) bersama sejumlah aparat dan tokoh masyarakat Desa Jelegong Kecamatan Kutawaringin Bandung, berkolaborasi melakukan penanaman demi menjaga pelestarian Sungai Citarum Harum.

Kutawaringin, Akuratnews.com - Puluhan mahasiswa dan Dosen Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta, bersama-sama melakukan penanaman pohon di DAS Citarum, tepatnya di Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin Bandung, Jawa Barat. Kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang diadakan oleh DIKTI.

Diawali dengan sosialisasi mengenai 3R yaitu Reduce, Reuse dan Recycle yang diikuti oleh praktek dari sosialisasi tersebut yaitu pengolahan sampah non organik, penanaman pohon merupakan kegiatan penutup dari rangkaian program KKN Tematik DIKTI.

Dalam kegiatan tersebut UBL berkolaborasi dengan Aparat Pemerintah Desa dan Satgas sektor 8. Diawakili oleh mahasiswa, Dosen dan DPL KKN Tematik membaur dengan Satgas subsector 8, dan para pejabat desa Jelegong.

Bapak Rachmat dan Kepala Lingkungan Hidup Kecamatan Kutawaringin, Rachmat, Cep Azis Sukandar serta Dian selaku Sekretaris Desa Jelegong, turut serta meramaikan acara ditambah lagi Ketua RW 01 Sumpena sebagai tuan rumah yang merupakan wilayah sasaran penanaman pohon di Desa Jelegong.

KKN tahun 2019 UBL lebih fokus dengam tema Citarum Harum. Dengan kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian Sungai Citarum. Dimana, selama kegiatan di lapangan, pihak Universitas berbaur dengan masyarakat, aparat dan satgas secara langsung.

Dosen pembimbing KKN Desa Jelegong, Ahmad Pramegia, mengatakan, kegiatan yang dilakukan dalam rangka KKN Tematik oleh UBL tentunya akan berdampak baik bagi pelestarian lingkungan khususnya di wilayah Desa Jelegong.

"Akan ada dampak positif atas keterlibatan mahasiswa untuk program Citarum harum ini, salah satunya, dengan cara sederhana, yaitu menanam pohon dan membersihkan DAS Citarum," ujarnya, dalam siaran pers yang diterima redaksi akuratnews.com, (14/12).

“Banyak pihak yang terlibat dalam menghidupkan kegiatan di Sungai Citarum mulai dari masyarakat, civitas Universitas Budi Luhur, Aparat Pemerintah Desa dan Satgas dan kerja keras semua pihak merupakan suatu usaha dalam menciptakan citarum kembali harum, semata-mata untuk keberlangsungan hidup generasi penerus kita dimasa depan," tambah Wiwin Windihastuty sebagai salah satu Dosen di Universitas Budi Luhur yang juga bertindak sebagai Dosen Pendamping KKN Tematik Hibah Dikti.

Penulis:

Baca Juga