Pustaka Institute akan Gelar Diskusi Bersama Media Massa

Jakarta,  Akuratnews.com - Pusat Kajian Kebijakan Publik (PUSTAKA INSTITUTE) berencana akan menggelar Diskusi bersama media massa dengan mengangkat tema " Peran Media Massa Dalam Meredam HoaksDan Menunjukkan Permasalahan di Papua", kegiatan sendiri akan dilaksanakan pada 24 September 2019 di Hotel Sofyan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.

Akan hadir sebagai Narasumber yaitu Staf Ahli Sekjen Kekominfo RI, Dr. Hendraso, MA, Direktur Kerjasama Lembaga PWI Pusat, Dar Edy Yoga dan Tokoh Muda Papua, Yulianus Dwee.

Menurut Ketua Panitia yang juga Direktur Pendidikan Pustaka Institute, Achmad Aulia mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka menyadarkan masyarakat tentang bahayanya hoaks jika tidak waspada maka akan terprovokasi yang menjurus kerusuhan seperti yang terjadi di papua kemarin," ujurnya kepada awak media di Jakarta, Kamis (19/09/2019)

Oleh karenanya, lanjutnya, kita sebagai generasi bangsa perlu menyebarkan kesejukan dan meredam sebaran hoaks yang berkembang di Indonesia khususnya Papua, kemarin waktu kerusuhan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkap temuan dua hoaks yang beredar di tanah Papu," jelasnya..

Hoaks pertama berjudul "Foto Mahasiswa Papua Tewas Dipukul Aparat di Surabaya." Hoaks ini berisi foto dan informasi adanya seorang mahasiswa Papua di Surabaya yang meninggal dunia akibat dipukul aparat TNI-Polri.

Ia juga menjelaskan bahwa rencana diskusi itu juga untuk menguatkan literasi tentang Papua bagian integral NKRI, serta menyosialisasikan kebijakan Pemerintah guna memajukan Papua.

"Mewujudkan situasi kondusif pasca kerusuhan di Papua adalah kewajiban kita semua, papua tidak bisa dipisahkan dari kita semua sehingga kita harus menyebarkan virus kebaikan kepada semua pihak," jelasnya.

Makanya ia meminta agar masyarakat dan mahasiswa datang dalam diskusi yang mencerdaskan tersebut agar bisa terhindar dari Hoax dan menjadi pelopor perubahan.

"Masyarakat yang suka sebar Hoax, ayo datang biar cerdas, apalagi diskusi tersebut gratis dan sangat mendidik," ungkapnya.

Penulis: Atta
Editor: Redaksi

Baca Juga