Putra Bung Tomo Pimpin IPKI Periode 2017-2022

Jpeg

Jakarta, Akuratnews.com –  Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) harus melahirkan banyak negarawan guna membantu bangsa ini keluar dari permasalahan-permasalahan yang dihadapinya.

Persoalan yang menjadi pro-kontra saat ini seperti Perppu Ormas dan Presidential Threshold bukan untuk diperdebatkan dan pada posisi itu IPKI harus memberikan konstribusi pemikiran agar bangsa ini tidak terbelah.

“IPKI harus menjadi solusi permasalahan bangsa dan hal itu hanya bisa dilakukan jika IPKI mampu melahirkan para negarawan,” ujar Ketua Umum IPKI terpilih Drs. Bambang Sulistomo, M.Sc ketika memberikan sambutan pada penutupan Musyawaran Nasional IPKI di Gedung Joang, Menteng 31, Jakarta, Sabtu (29/7/2017).

Menurut Putra Pahlawan Nasional Bung Tomo ini, agar IPKI bisa tampil menjadi solutif maka perlu peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat pengurus dan anggotanya. Dengan SDM yang baik maka IPKI di segenap tingkatan baik pusat maupun daerah akan bisa memberikan rekomendasi-rekomendasi guna membantu pemerintah.

“Munas IPKI nantinya juga akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah di bidang ipoleksosbud,” papar Bambang.

Bambang mengakui bahwa jalannya organisasi memang tidak bisa dilepaskan dari dukungan finansial. Namun demikian, dia memberikan dorongan kepada DPW IPKI agar meski dana terbatas IPKI tetap harus tampil dengan pikiran-pikiran jernih yang mampu diperankannya.

“Pikiran adalah kekuatan, dan kekuatan ini bisa menghasilkan dukungan finansial bagi pelaksanaan program-program IPKI. Ingat uang akan hadir jika pengurus IPKI memiliki integritas dan kepribadian yang baik,” papar Bambang yang pernah menjadi Tahanan Politik era Orde Baru ini.

Dia mengatakan, mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa dan negara. Apa yang kita hadapi yaitu kita harus mengisi kemerdekaan bangsa ini dari kemiskinan, penindasan, perampasan hak-hak tanah rakyat kecil, sikap pengkhianatan. Termasuk di dalamnya kemampuan kita untuk menggali local wisdom atau sikap adi luhung dari setiap daerah.

“Kalau kita tidak berhasil menampilkan local wisdom maka kita tidak akan berhasil menampilkan kebhinekaan kita. Ini yang kita namakan dengan strategi kebudayaan,” tegas Bambang.

Bambang yang pernah menjadi wartawan ini menjelaskan, Strategi Kebudayaan ini nantinya akan menghasilkan budaya pertanian, budaya industri hingga budaya politik.

Musyawarah Nasional IPKI yang dihadiri 15 DPD dari Wilayah Barat, Timur dan Tengah ini menghasilkan tekah penetapan Ketua Umum IPKI yaitu Bambang Sulistomo dan penetapan Ketua Dewan Pembina Prof. DR. M.H. Matondang, MA.

Terkait struktur kepengurusan DPP IPKI, Bambang mengatakan bahwa susunan pengurus DPP akan segera dibentuk setelah mendapatkan masukan dari Ketua Dewan Pembina.

Kegiatan penutupan Munas IPKI 2017 ditandai dengan pengerahan Bendera Pataka IPKI dari Ketua Umum lama Prof Matondan kepada Ketua IPKI baru Bambang Sulistomo.

“Saya berterimkasih atas kepercayaan teman-teman IPKI dari daerah untuk memberikan saya memimpin IPKI. Saya mohon dan dukungannya agar semua cita-cita IPKI bisa kita jalankan bersama dengan baik,” pungkas Bambang. (Setyo)

Penulis:

Baca Juga