Ekonomi Makro

Ramadhan Akan Mendorong Inflasi Naik

Harga Bahan makanan sebagai pendorong inflasi.
Harga Bahan makanan sebagai pendorong inflasi.

Jakarta, Akuratnews.com - Tingkat inflasi tahunan Indonesia diperkirakan akan meningkat di bulan April di tengah kenaikan harga pangan menjelang bulan puasa Ramadhan, menurut sebuah jajak pendapat Reuters pada hari Senin (29/04)

Tingkat inflasi tahunan April diperkirakan oleh 13 analis untuk meningkat menjadi 2,69 persen YoY, dibandingkan dengan 2,48 persen Maret, yang tetap dekat ujung bawah kisaran target Bank Indonesia (BI) 2,5-4,5 persen.

Harga makanan biasanya memuncak selama Ramadhan, yang tahun ini dimulai pada awal Mei, karena Indonesia, yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia, bersiap untuk perayaan Idul Fitri.

Josua Pardede, kepala ekonom Bank Permata, mengutip kenaikan harga bawang putih, cabai, ayam, bawang merah dan telur sebagai alasan utama kenaikan inflasi April, yang akan dirinci pada hari Kamis.

Peningkatan tarif juga berkontribusi terhadap inflasi konsumen, kata Fakhrul Fulvian, kepala ekonom Trimegah Sekuritas.

Ekspektasi para analis di bawah estimasi BI sebesar 2,74 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat bahwa inflasi akan tetap "rendah dan terkendali" selama bulan puasa dan akan mencapai 3,1 persen pada akhir 2019.(HQM)

Penulis:

Baca Juga