Rancak, Genio Ladyan Finasisca Doktor Hukum Tambang Termuda Pengajar Kaum Marjinal

Depok, Akuratnews.com - Cumlaude disandangkan untuk Genio Ladyan Finasisca 26 tahun kelahiran Padang Sumatera Barat 27 Desember 1993. Kiprah pendidikan formal yang dilalui oleh Genio mulai dari strata 1, strata 2 dan strata 3, yang diakhiri dengan predikat Cumlaude atau amat memuaskan dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Adapun Disertasi yang dipertahankan oleh Genio berjudul “Pengaturan dan Pelaksanaan Kewajiban Peningkatan Nilai Tambah Mineral Logam dalam Mewujudkan Kemakmuran Rakyat di Indonesia”.

“Disertasi saya terkait dengan Nilai Tambah Mineral Logam, yang dipertahankan dihadapan Ketua Sidang Dr.Edmon Makarim, para penguji dan tentunya juga Promotor dan Kopromotor saya Prof.Hikmahanto Juwana dan Dr.Tri Hayati,” terang Genio.

Dalam Disertasi yang dipertahankan ini, Genio melakukan analisa terhadap kewajiban peningkatan nilai tambah bagi mineral logam di Indonesia. Dimana penelitian ini memiliki objektif untuk melakukan analisa terhadap landasan filosofis serta regulasi dari kewajiban peningkatan nilai tambah mineral logam, tataran implementasi dari regulasi peningkatan nilai tambah mineral logam serta dampak peningkatan nilai tambah mineral logam dalam korelasinya untuk mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Saya melihat bahwa UU Minerba 2020 perlu merefleksi pada UU Minerba 2009, agar kekurangan-kekurangan yang ada tidak terulangi kedepannya. Dan kebijakan yang diterapkan selanjutnya dapat mewujudkan kemamuran rakyat,” tegas gadis yang akrab dipanggil Jenny.

Genio merupakan doktor ke 269 yang dihasilkan oleh program studi ilmu hukum FHUI dan menjadi doktor pertama yang lulus pada tahun 2020 ini. Menurutnya, tantangan terberat yang dialami dalam mengemban masa studi S3 adalah memanajemen waktu antara penelitian, penulisan disertasi, pekerjaan dan kewajiban sebagai ibu seorang anak.

Genio sendiri menghabiskan massa kecil hingga menamatkan sekolah menengah atas di Padang Sumatera Barat. Usai menamatkan bangku SMA di tahun 2009, penyuka masakan Padang ini meneruskan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang ditamatkannya pada tahun 2013 dan dilanjutkan ke jenjang Magister Kenotariatan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang diselesaikan pada tahun 2015.

“Setamat SMA saya kemudian kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang kemudian saya lanjutkan ke jenjang S2 dan terakhir jenjang Doktoral Fakultas Hukum juga di Universitas Indonesia beriringan dengan menjalankan profesi selaku konsultan hukum,” aku Jenny.

Dirinya juga terlibat dalam berbagai organisasi sejak masih mengenyam pendidikan S1 hingga sekarang ini. Genio juga terlihat aktif dalam berbagai kompetisi dan pernah mewakili Universitas Indonesia sebagaiu ketua delegasi dalam ajang kompetisi berskala internasional yang diselenggarakan untuk tingkat mahasiswa, di ajang The European International Model United Nations (TEIMUN) 2012 yang berlangsung di The Hague, Belanda pada 10-16 Juli 2012.

Genio melihat bahwa kemenangan mahasiswa UI dalam berbagai kompetisi internasional dimana dirinya pernah terlibat dan juga menjadi ketua delegasi, merupakan salah satu wujud kontribusi UI dalam mengharumkan nama Indonesia di forum internasional melalui beragam pencapaian.
Genio juga diketahui aktif dalam berbagai kegiatan sosial,dan tercatat pernah menjadi salah satu pengajar pada Yayasan Pemimpin Anak Bangsa, yakni organisasi berbasis kerelawanan yang memiliki misi menyediakan akses pendidikan bebas biaya untuk masyarakat putus sekolah prasejahtera tanpa memandang latar belakang status, profesi, agama, suku/ras, usia dan golongan. Hingga saat ini, Genio masih aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk dalam berbagai kegiatan baktinya pada Yayasan Bhayangkari.

Penulis: Eddy

Baca Juga