Rapat Paripurna Istimewa Tahun 2020, DPRD Matim Bahas Sejumlah Peraturan Daerah

Manggarai Timur, Akuratnews.com-Rapat paripurna pembukaan masa sidang II rapat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Timur, membahas enam poin Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) dan tiga poin Raperda inisiasi tahun 2020. Dijelaskan, pada masa sidang II tahun 2020 itu, baru akan diagendakan pemaparan laporan pertanggungjawaban Bupati Manggarai Timur akhir Tahun 2019. Kegiatan itu diselenggarakan di ruangan rapat gedung DPRD Matim, pada Kamis, 23/01/2020).

Turut hadir pada kesempatan itu, Bupati Andreas Agas, sekaligus membuka agenda masa sidang II tersebut. Selain itu juga turut hadir Wakil Bupati Stefanus Jagur, Ketua DPRD Matim Heremias Dupa, Wakil Ketua I DPRD Bernadus Nuel, Wakil Ketua II Damianus Damu, Kapolres Matim AKBP Nugroho Adie Siswanto, Sekda Matim Ir. Boni Hasudungan Siregar, sejumlah anggota DPRD Matim, dan segenap Pimpinan Organisasi Perangkat daerah (OPD) Lingkup Pemda Matim.

Bupati Manggarai Timur Agas Andreas dalam sambutannya mengungkapkan, "Seiring berjalanya proses pembangunan daerah, begitu banyak tugas yang harus diselesaikan meski dengan berbagai macam hambatan dan keterbatasannya," kata Bupati Agas.

Pada kesempatan itu, Bupati Agas mengungkapkan, bahwa harapan dan tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih baik kian berkembang. "Karena itu", lanjut Agas, "Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur atas kerja sama selama Masa Sidang I Tahun Dinas 2019," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Manggarai Timur, Heremias Dupa dalam sambutannya menerangkan bahwa pembahasan sejumlah Raperda tersebut merupakan tanggung jawab DPRD Matim dalam menjalankan fungsi legislasi.

"Pada hari ini kita memasuki masa sidang II DPRD Manggarai Timur pada tahun dinas 2019/2020. Dalam masa sidang II ini ada agenda penting yang akan kita laksanakan yaitu pembahasan 6 (enam) poin rancangan peraturan daerah dan tiga point rancangan peraturan daerah inisiasi DPRD Matim," jelas Heremias.

Enam (6) poin agenda masa sidang II rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tahun Dinas 2020 itu diantaranya, rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD tentang keterbukaan informasi pulik, rancangan peraturan daerah tentang larangan menggunakan bangunan atau tempat untuk perbuatan asusiIa dan pekerja seks komersial. Ketiga, rancangan peraturan daerah tentang ketahanan pangan.

Berikutnya yaitu rancangan peraturan daerah tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Kelima, rancangan peraturan daerah tentang PDAM. Keenan, rancangan peraturan daerah tentang perubahan kedua atas peraturan daerah Nomor 11 tahun 2011 tentang retribusi pelayanan kesehatan.

Rancangan peraturan daerah tersebut, jelas Bupati Matim, sangat penting dan strategis dalam kaitannya dengan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan penyelenggaraan pembangunan pemerintahan serta pembinaan Masyarakat Manggarai Timur.

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga