Redam Penularan Virus Covid-19, Leo Asali Minta Perusahaan Terapkan Work From Home

Leo Asali (Kiri) Ajak Pemuda Indonesia Gelorakan Semangat Nasionalisme
Leo Asali (Kiri) Ajak Pemuda Indonesia Gelorakan Semangat Nasionalisme

AKURATNEWS - Guna memutus penyebaran virus corona yang kini tengah melonjak di sejumlah daerah di Indonesia, perusahaan atau kantor yang berada di daerah dengan status zona merah diminta untuk menerapkan work from home (WFH).

Selebgram yang kini populer, Leo Asali menilai Indonesia kini dalam kondisi darurat Covid-19. Karenanya, Pemerintah diminta untuk tegas dalam mengatasinya.

"Saya menilai situasi Covid-19 di Indonesia saat ini dalam kondisi darurat, pemerintah harus tegas mengeluarkan aturan untuk meredam penularan virus corona, termasuk harus segera mengeluarkan himbauan kepada perusahaan untuk menerapkan work from home atau WFH" ujar pria pemilik LA STORE  di Jakarta, Rabu, 30 Juni 2021.

Leo juga mengingatkan masyarakat untuk tidak lelah dan lengah dalam menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi).

“Ini mungkin yang perlu dibangkitkan kembali untuk 5M, kita tidak boleh lelah, kita harus kuat, terutama pemerintah untuk menjadi motor agar masyarakat tetap bangkit, untuk tidak lelah, dan lengah,” papar Leo.

Pemilik akun IG @leo_asali ini juga mensinyalir, naiknya tren penularan virus corona dalam beberapa hari terakhir akibat masyarakat lengah dan abai dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker.

Sebagai informasi, Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di 34 provinsi. Kebijakan tersebut diperpanjang selama dua pekan, terhitung sejak 15 Juni 2021.

Terdapat sejumlah aturan pembatasan yang diterapkan dalam PPKM mikro tahap ke-10 ini. Misalnya, perusahaan yang berada di zona merah Covid-19 wajib menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi 75% karyawannya.

Sementara, karyawan yang boleh bekerja dari kantor atau work from office (WFO) hanya 25%. WFH dan WFO bagi karyawan wajib dilakukan secara bergilir.

Berbeda dengan perusahaan di zona merah, kantor yang berada di zona oranye dan kuning Covid-19 menerapkan sistem WFH dan WFO masing-masing 50% terhadap karyawan.***

Penulis: Redaksi

Baca Juga