Rekonstruksi 3 Adegan Pembakaran Mayat Ayah dan Anak di Mobil, Mengerikan

Rekonstruksi pembakaran Ayah dan Anak korban pembunuhan di Sukabumi. (Foto Eddy Suroso/Akuratnews.com)

Jakarta, Akuratnews.com - Subdit lV Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya baru selesai mengelar rekuntruksi kasus pembunuhan berencana disertai Pembakaran Mayat di sukabumi jawa barat. Rekonstruksi ini di gelar di lapangan Sabhara Polda Metro Jaya.

Dalam rekonstruksi yang ketiga ini Polda metro jaya mengelar 3 adegan, yakni saat dua orang tersangka AK dan keponakannya CV melakukan pembakaran mobil yang berisikan dua jenazah Edi Chandra Purnama alias Pupung dan M. Adi Pradana alias Dana,.

Dari pantauan di lokasi, dua buah mobil di siapakan polda metro jaya di lapangan Sabhara dalam rekonstruksi ketiga ini. Tersangka AK dengan peran penganti CV memperagakan 3 adegan dalam rekonstruksi tersebut.

Dalam adegan pertama pada Jam 9 pagi tanggal 23 agustus, tersangka AK dan CV berputar dengan mengunakan 2 mobil, dua jenazah ada di mobil yang kendarai CV.

Di adegan kedua adalah adegan yang mengerikan, kedua tersangka tiba di Cidahu Sukabumi pada jam 11 siang. Atas perintah AK tersangka CV menyiramkan 8 botol bensin yang berisikan dua korban, dan tersangka CV membakarnya dengan korek api.

Pada adegan yang ketiga pada pukul 11.00 WIB siang. Menurut keterangan tersangka, tersangka CV yang membakar mobil dilarikan ke rumah sakit Pertamina oleh tersangka AK dikarenakan tersangka CV terkena luka bakar dalam pembakaran mobil tersebut.

Diketahui, polda metro jaya sebelumnya sudah melakukan dua kali rekonstruksi di dua tempat yang berbeda di daerah Apartment kalibata City dan di rumah korban di daerah Lebak Bulus.

Dengan total 62 adegan yang di peragakan dalam rekontruksi tersebut dari perencana, pembunuhan hingga pembakaran di sukabumi.

Polda Metro Jaya telah menetapkan 7 tersangka yang terlibat secara langsung dalam pembunuhan tersebut. Dua tersangka A dan S di tangkap di lampung dan tersangka lainya RS, S dan K mantan buruh cuci AK yang di tangkap di Palembang Sumatra Selatan. Sedangkan tersangka AK dan ponakanya CV di tangkap di Jakarta. (*)

Penulis: Eddy Suroso
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga