Serap Aspirasi Masyarakat

Relawan Pendukung Prabowo-Sandi Dirikan Rumah Perjuangan Rakyat

Jakarta, Akuratnews.com - Para Pendukung Prabowo-Sandi akhirnya resmi mendirikan Rumah Perjuangan Rakyat di Jalan Proklamasi No.36 Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/04/2019) malam. Rumah Perjuangan Rakyat ini jaraknya sekitar 500 an meter dari Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan bahwa meski pihaknya pesimis dengan kinerja Bawaslu dan KPU terkait adanya kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019, namun sebagai legal standing pihaknya terus mengupdate data data kecurangan yang berhasil dikumpulkan relawan pendukung Prabowo sandi dari berbagai daerah.

"Senin depan kami akan mendatangi kembali Bawaslu dan KPU untuk memberikan data-data terkini terkait kecurangan Pemilu" tegas Ferry.

Sementara itu, Inisiator Rumah Perjuangan Rakyat, Andrianto mengatakan, Rumah Perjuangan Rakyat ini untuk menampung aspirasi rakyat terkait problematika Pemilu Serentak yang berlangsung 17 April 2019 lalu.

"Karena kita tahu Pemilu kali ini banyak Sekali kejanggalan-kejanggalan dan keanehan-keanehan yang kita lihat. Kita beranggapan Pemilu sudah curang, tidak kredibel lagi," ujar Andrianto.

Menurut dia, rakyat bisa menyampaikan bukti segala bentuk kecurangan Pemilu ke Rumah Perjuangan Rakyat. Pihaknya akan terus melakukan pengawalan untuk menegakkan keadilan dan menyalamatkan masa depan demokrasi.

"Kekisruhan terjadi di banyak tempat. Ada suara dicoblos di luar negeri. Ini adalah even Pemilu terburuk dalam perjalanan Demokrasi kita" tukasnya.

Ditanya kapan akan mengakhiri aktifitas di Rumah Perjuangan Rakyat, Andrianto menegaskan sampai aspirasi rakyat menemukan jalannya keadilan.

"Ini mimbar bebas untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. Ini akan berakhir kalau aspirasi rakyat sudah menemukan jalannya," tegas Andrianto yang juga koordinator relawan di Direktorat Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini.

Untuk diketahui, Rumah Perjuangan Rakyat ini didirikan sebelum ada pengumuman resmi pemenang Pilpres dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Rekapitulasi penghitungan suara Pilpres masih berlangsung di tingkat Kecamatan Seluruh Indonesia.

Sejumlah tokoh pergerakan terlihat mendatangi peresmian Rumah Perjuangan Rakyat ini. Mantan aktivis mahasiswa ITB yang juga pernah menjabat sebagai kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat, Dr. syahganda Nainggolan Ahmad Yani, dan pengamat politik ketatanegaraan Margarito Kamis.

Penulis: Redaksi
Editor:Redaksi

Baca Juga