Remaja Masjid Nurul Barokah Selendangi Uskup Ruteng, Netizen: NTT INI BOS

Uskup Ruteng dikalungi selendang songket khas Lamba Leda oleh Remaja Masjid Nurul Barokah Benteng Jawa, Senin, 25/10/2021). || Photografer: Evan Tahir
Uskup Ruteng dikalungi selendang songket khas Lamba Leda oleh Remaja Masjid Nurul Barokah Benteng Jawa, Senin, 25/10/2021). || Photografer: Evan Tahir

Akun facebook Kaka Igan menulis, "Diluar NTT mana ada kaya begini. NTT ini Bos," tulis akun itu menegaskan potret toleransi umat beragama di Nusa Tenggara Timur, begitu besar.

AKURATNEWS - Beragam tanggapan netizen merespon toleransi umat beragama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) seperti yang tergambarkan dalam momen kunjungan perdana Uskup Ruteng Mrg. Siprianus Hormat di Paroki St. Paulus Benteng Jawa, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, dalam agenda meresmikan Kapel Stasi St. Siprianus Necak, Selasa, 26 Oktober 2021.

Netizen berkomentar kagum ketika melihat detik-detik penjemputan pemimpin tinggi Gereja Katolik Manggarai yang mulia Uskup Ruteng, dikalungi selendang motif songket khas Lamba Leda oleh remaja masjid Nurul Barokah Benteng Jawa; "Selendang Remaja Masjid Nurul Barokah Benteng Jawa Kalungi Uskup Ruteng", diberitakan akuratnews, Senin (25/10/2021)

Momen tersebut berhasil diabadikan dalam kamera fotografer Manggarai Timur, Evan Tahir pada saat yang mulia Uskup Ruteng dijemput dalam nuansa adat Manggarai "kepok curu" oleh tokoh masyarakat, para pastor, suster, Imam Masjid Nurul Barokah serta tokoh adat, di depan gerbang gereja St. Paulus Benteng Jawa.

Akun facebook Piet Sabon di grup facebook Renungan Harian Katolik, berkomentar kagum terhadap potret kerukunan umat beragama di Provinsi NTT, khususnya dalam wilayah keuskupan Ruteng, "Suatu contoh dan teladan toleransi yg begitu tinggi untuk umat muslim dan katolik khususnya di keuskupan Ruteng. Salam hangat buat Remaja Masjid Nurul Barokah Matim," tulis akun Piet Sabon.

Menyusul akun Piet Sabon, salah satu akun facebook lainnya bersama Fransisca Chica menggambarkan suasana rukun beragama di kampungnya, "Di kampung halaman saya, ditempat kami umat Katolik & islam bersatu tidak ada perbedaan antara kami karena kami juga keluarga besar Katolik dan islam," komentar akun tersebut.

Akun Getrudis Harsy menulis, " Tidak salah NTT mnjadi propinsi paling toleransi di Indonesia..," komentarnya di grup facebook keluarga katolik Manggarai. Menyusul komentar akun facebook Se'wa Ruwa, "NTT beda na," tulisnya singkat.

Selain itu, akun facebook Kaka Igan, "Diluar NTT mana ada kaya begini. NTT ini Bos," tulisnya menegaskan bagaimana potret toleransi umat beragama di Nusa Tenggara Timur khususnya di Kabupaten Manggarai, begitu besar.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Yohannes Marto
Editor: Ahyar
Photographer: Evan Tahir

Baca Juga