Opini

Renungan Bagi Orang yang di Hatinya Masih Ada Sebutir Ke-Imanan

Ilustrasi.

Oleh : KH. DR. Abdurrahman Anwar, Majelis Syuro DPP FPI & Tokoh Senior FPI

Akuratnews.com – Ketika Bencana datang Menghampiri dan Menimpa Kita, saat itulah kita akan mengingat Alloh Swt, mencoba mendekat kepada Alloh Swt, bersedih, merintih dan Menangis.

Itulah sifat lalai yang ada pada diri setiap manusia yang cenderung akan merapat dan mendekat kepada Alloh Swt di saat terperdaya dan terjepit dalam menghadapi sesuatu.

Tapi disaat manusia ada dalam kelapangan, kesuksesan, keberhasi lan dalam sesuatu baik Tahta, harta, wanita dan lain lain cenderung lupa dengan Alloh Swt, merasa hasil dirinya sendiri, merasa gagah, angkuh, arogan dan sombong.

Disaat bencana menimpa Harta akan Luluh lantah, Tahta akan musnah, semua fasilitas akan binasa bahkan Nyawa kita melayang sirna dari muka bumi.

Itulah yang sering menyadarkan manusia tetapi kesadaran tersebut terlanbat jika nyawa telah mrlayang dan harta luluh lantah dan jabatan musnah.

Yang selama ini kita anggap gagah dimana letak kegagahan kita jika Alloh Turunkan bencana?  Yang selama ini kita kaya raya dimana letak kekayaan kita jika bencana telah menimpa? Yang selama ini kita anggap mulia dan terhormat dengan jabatan yang kita sandang dmana jabatan kita saat Alloh Timpakan bencana?

Allohu Akbar!!! Alloh Maha Besar Dan Maha Segalanya. Betapa manusia itu kecil dan tidak berarti apa apa.

Apa yang akan kita pertanggung Jawabkan dihadapan Alloh Swt saat Bencana menimpa dan kita belum sempat bertaubat? Apa harta kita bisa jamin selamat dihadapan Alloh Swt?

Apa jabatan kita bisa jamin selamat dihadapan Alloh Swt? Apa keangkuhan dan kesombongan serta arogansi kita bisa jamin selamat dihadapan Alloh Swt?

Penulis: .
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga