Resmi Ditahan, Jerinx SID Langsung Diborgol

Denpasar, Akuratnews.com - Usai diperiksa Polda Bali hari ini, drummer Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina alias Jerinx ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bali.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho menjelaskan, usai memenuhi panggilan sebagai, Jerinx ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di Mapolda Bali selama 20 hari ke depan.

"Sudah, dia memenuhi panggilan sebagai tersangka, sudah kita periksa dan terpenuhi alat bukti, terpenuhi unsur deliknya dan kita tahan di Polda Bali. Kita berlakukan sejak hari ini," kata Kombes Yuliar saat dihubungi wartawan, Rabu (12/8).

Penetapan Jerinx sebagai tersangka dijelaskannya karena hasil postingannya di akun Instagramnya pada13 sama 15 Juni.

"Sudah, dari hasil postingannya tanggal 13 dan 15. Kemudian secara saksi ahli bahasa, bahwasanya postingannya itu menimbulkan satu perbuatan di mana diatur dalam undang-undang, mencemarkan nama baik, menghina, menimbulkan satu rasa permusuhan," papar Kombes Yuliar.

Usai diperiksa, Jerinx menyatakan jika dirinya tak masalah jika harus ditahan.

"Saya sekarang di sel tidak apa-apa, yang penting tidak ada ibu-ibu yang harus kehilangan bayinya," ujar Jerinx sesaat keluar dari ruangan Ditreskrimsus Polda Bali.

Jerinx keluar ruangan bersama istrinya, Nora Alexandra. Saat keluar dari ruang pemeriksaan borgol karet warna putih telah dipakaikan ke tangan Jerinx.

Walau tampak tegar, Nora terus berusaha agar Jerinx itu lebih tenang. Sesekali dengan menyentuh dadanya.

Saat dikonfirmasi wartawan, kuasa hukum Jerinx, Wayan 'Gendo' Suardana membenarkan jika penahanan kliennya berlaku untuk 20 hari ke depan. Untuk pasal yang dikenakan adalah pasal 28 ayat 2 junto pasal 45 ayat 3 UU ITE.

"Terdapat 13 sampai 14 pertanyaan, Jerinx menekankan bahwa apa yang ia lakukan ini adalah bentuk kecintaanya terhadap bangsa ini," jelas Gendo saat ditanya pemeriksaan kliennya ini.

Untuk diketahui, drummer Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina atau Jerinx dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali pada 16 Juni 2020.

Laporan tersebut, terkait dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang diunggah dalam akun instagram milik Jerinx yang menyebut 'IDI Kacung WHO'.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga