Ribuan Karyawan PT IMIP Dirumahkan, Aliansi Buruh dan Rakyat Audiensi ke Bupati Morowali

Morowali, Akuratnews.com - Sejumlah serikat buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh dan Rakyat telah melakukan audiens kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali, terkait kondisi dan kejelasan nasib ribuan karyawan dikawasan PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang dirumahkan dimasa pandemi covid-19 dan belum kembali bekerja hingga saat ini.

Saat berbincang-bincang dengan wartawan media ini, Sahlun Sahidi selaku Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Morowali mengatakan, setidaknya ada sebanyak dua ribu lebih karyawan IMIP terdampak covid-19, untuk itu perlu menjadi perhatian kita bersama, baik serikat pekerja maupun pemerintah dan perusahaan.

"Audiensi adalah langkah yang kami ambil bersama, antara SBSI Morowali, Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM) dan FSPNI Morowali melalui Aliansi Buruh dan Rakyat sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib sesama buruh di Kabupaten Morowali.

Menurut Sahlun sapaan Ketua SBSI Morowali, melalui audiensi ini, Aliansi Buruh dan Rakyat menyampaikan harapan kepada pemerintah, agar dapat memikirkan solusi terbaik dan mengambil sikap tegas demi kesejahteraan buruh di Morowali.

"Sekarang kondisi karyawan yang dirumahkan merasa cemas, karena sampai saat ini belum dipanggil kembali bekerja. Belum lagi adanya informasi yang beredar, kalau karyawan yang dirumahkan tidak akan dipekerjakan kembali. Begitu pula karyawan yang sedang bekerja, tidak bisa melakukan cuti," ungkap Sahlun.

Hal ini tambah Sahlun, sudah disampaikan sejumlah pengurus serikat buruh kepada Bupati Morowali, Drs. Taslim dalam audiens di ruang pola Kantor Bupati Morowali. Pasalnya, ending surat edaran Bupati membuat kita semua merasa dibatasi. Tidak terkecuali buruh, yang sampai saat ini sebagian belum dibolehkan kembali bekerja.

"Untuk itu, berdasarkan hasil audiens kali ini diputuskan akan dilakukan penjadwalan kembali, Selasa, 30/06, ditempat yang sama dengan mengundang Forkopimda, seluruh stakeholder dan instansi terkait termasuk pimpinan perusahaan," tandasnya.

Penulis: Wardi Bania

Baca Juga