Ribuan Korban Jatuh dalam Aksi ‘Great Return March’ Palestina

Palestina, Akuratnews.com - Aliansi organisasi internasional terus menyuarakan "Kampanye Global untuk Menghentikan Blokade Gaza". Aliansi yang terdiri dari berbagai organisasi dan aktivis kemanusiaan, para jurnalis serta chanel-chanel televisi internasional tersebut, berharap dunia internasional membuka mata terkait penderitaan rakyat Palestina.

Hingga saat ini, perjuangan rakyat Palestina khususnya di jalur Gaza masih terus berlanjut. Perjuangan ini dilakukan guna menghentikan blokade oleh penjajah Zionis Israel.

Dalam "Aksi Akbar Kembali ke Tanah Palestina yang terjajah” dengan tema ‘Great Return March’ pada Jumat (21/9/2018) lalu, tentara Zionis memuntahkan gas air mata untuk menghalau aksi yang dihadiri ribuan orang tersebut. Tidak hanya itu, para penembak jitu Israel juga terus membidik para peserta aksi.

"Kabar terbaru, satu orang anak gugur tertembak sniper Israel dan 10 orang terluka," ujar Wafa, seorang Jurnalis asal Gaza yang meliput aksi itu dalam rilisnya yang disampaikan kepada INA News Agency, Jumat (21/9/2018) malam.

Untuk diketahui, aksi demontrasi damai ini merupakan upaya membuka mata dunia internasional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar menekan penjajah Zionis Israel untuk menghentikan blokade terhadap rakyat Palestina di jalur Gaza.

Selain itu, Wafa juga mengatakan, tagar #Greatreturnmarch, #Gaza_siege_is_crime, dan #GazatoUN dikampanyekan di dunia maya.

"Kami mengajak seluruh dunia, khususnya umat Islam agar terlibat dalam kampanye di dunia maya dengan tagar tersebut," tukas Wafa.

Wafa menuturkan, sejak aksi ini digulirkan pada 30 Maret 2018 lalu sampai Jum'at ini (21/09/2018), jumlah korban yang syahid berjumlah 183 orang, korban luka-luka 20.160 orang.

"Dari jumlah martir yang gugur, 32 di antaranya adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dan 3 orang perempuan," kata dia. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga