Hari Bakti TNI AU ke-72

Ribuan Masyarakat Nagreg Datangi Posko Pengobatan Gratis

Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna saat memasangkan kaki palsu kepada seorang anak laki-laki pada Hari Bakti TNI AU di Nagreg, Bandung. (Dok Dispenau)

Bandung, Akuratnews.com - Ribuan masyarakat Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, mendatangi posko bakti kesehatan TNI AU untuk mendapatkan layanan kesehatan dan pengobatan gratis pada kegiatan karya bakti dalam rangka peringatan Hari Bakti ke-72 TNI Angkatan Udara tahun 2019.

Sejak pagi hingga siang menjelang petang, warga Nagreg terus mendatangi lokasi karya bakti TNI AU yang dipusatkan di lapangan SMP YP 17 Nagreg, Bandung.

Pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis karya bakti ini berlangsung selama dua hari dari 21-22 Juli 2019.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M., didampingi Ketua Umum (Ketum) Pia Ardhya Garini Ny. Ayu Yuyu Sutisna, saat membuka sekaligus meninjau kegiatan karya bakti menyatakan, kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan TNI AU setiap tahun ini, tidak saja untuk membantu masyarakat di bidang kesehatan dan layanan sosial, tetapi juga sekaligus sebagai media mempererat silaturahmi antara TNI AU dengan masyarakat.

“Antusias masyarakat Nagreg untuk berobat sangat tinggi, bahkan beberapa poliklinik yang disediakan telah melampaui target, tetapi saya sudah perintahkan Dinas Kesehatan Angkatan Udara (Diskesau) untuk melayani berapa pun pasien yang mendaftar, sehingga saya pastikan semua pasien terlayani dengan baik,” ujar Kasau dalam keterangan persnya.

Kegiatan yang juga dimeriahkan dengan atraksi terjun payung prajurit Paskhas dan penampilan drum band Taruna-Taruni AAU "Gita Dirgantara" ini, juga dihadiri Bupati Bandung Dadang M. Nasir, unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat Bandung, para pejabat teras TNI AU serta pengurus Pia Ardhya Garini.

Beberapa layanan kesehatan yang disediakan meliputi pengobatan umum, operasi katarak, operasi bibir sumbing, khitanan, pemeriksaan gigi, pembuatan gigi tiruan, pemeriksaan mata, MOW, dan MOP, pemberian kaki tiruan, kursi roda, pembagian kacamata baca serta ceramah kesehatan.

Pasangan suami istri Sandi (30 tahun) dan Herma (25 tahun) asal Pakenjeng, Kabupaten Garut yang ikut berobat menyatakan sangat berterima kasih kepada TNI AU. Anaknya Deby (3 tahun) yang cacat tidak memiliki kaki kanan sejak lahir, mendapatkan kaki tiruan. Berkat kaki tiruan ini, anak balita itu kini dapat berjalan dengan lancar.

“Terima kasih pak TNI AU, saya senang sekali. Mendapat kaki palsu ini, kini anak saya dapat berjalan. Sebelumnya kalau bermain, anak saya hanya merangkak menggunakan lutut, sedih sekali saya, tapi kini Alhamdulillah anak saya sangat terbantu,” ujar Herma sambil menahan isak tangis.

Selain layanan kesehatan gratis, pada karya bakti ini, TNI AU juga melaksanakan pembangunan infrastruktur fisik. Beberapa proyek yang menjadi sasaran fisik antara lain, pembuatan jalan tembus 2 km yang menghubungkan Desa Bojong dan Mandalawangi, jembatan desa, sarana MCK dan sumur bor, renovasi masjid dan musala, renovasi sekolah (madrasah, SMP, dan SMA) serta renovasi 12 rumah warga tidak mampu.

Kepada warga yang desanya telah mendapatkan fasilitas umum, seperti MCK dan sumur bor, masjid atau gedung sekolah, Kasau berharap dapat dimanfaatkan dengan baik dan juga dirawat sehingga memberikan manfaat yang panjang waktunya dalam menunjang kehidupan warga masyarakat sehari-hari.

“Saya harapkan semua fasilitas yang sudah dibangun dapat dipakai dan dirawat dengan baik,” pinta Kasau.

Penulis: Yandi Permana
Editor: Redaksi

Baca Juga