RKIH Beri Motivasi Warga Binaan Agar Optimis Kedepannya

Jakarta, Akuratnews.com - Menjadi warga binaan di lembaga pemasyarakatan (lapas) mungkin bagi sebagian orang akan menjadi akhir dari kehidupannya. Karena lapas diidentikan selama ini menjadi tempat bagi orang-orang yang melakukan kesalahan-kesalahan dan cenderung tak termaafkan. Kesalahan pandangan yang seperti ini, menjadi hal yang mesti dirubah dalam persepsi memandang para penghuni lapas, dengan memberikan motivasi seperti yang dilakukan oleh Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) kepada para penghuni lapas.

Ketua Umum RKIH Kris Budihardjo, mengatakan RKIH hadir di lapas untuk memberi motivasi tentang semua aspek. bagaimana teori optimisme dalam langkah kehidupan melalui sharing komunikasi dan motivasi untuk warga binaan, agar selalu optimis dalam setiap langkah kehidupannya.

"Kami menggali potensi apa yang diinginkan setelah mereka tua. Apa yang diperlukan untuk dilakukan pelatihan-pelatihan. Apa yang dibutuhkan kemudian. Mesti menjadi perhatian kita di Lapas, di mana saudara-saudara kita yang menjadi warga binaan ini, berpotensi untuk berkreasi yang harus disalurkan," ujar Kris, ditemui pasca kunjungan dalam rangka memberi motivasi di lapas Salemba, (23/3).

Lebih jauh dia menjelaskan, lapas sebagai lembaga pembinaan masyarakat, benar-benar menjadi sebuah lembaga pembinaan, bukan lembaga penghukuman. Bagaimana menurutnya, lapas akan menjadi tempat untuk manusia super yang jauh lebih baik daripada orang yang baik dalam kualitas kepribadiannya maupun fisik.

"Kami mempunyai teori manajemen kehidupan, yang diminta oleh seluruh lapas untuk warga binaan, demi membangun motivasi diri. Kami memiliki MoU dengan lapas demi memberikan motivasi kepercayaan diri untuk menghadapi kehidupan selanjutnya setelah mereka selesai menjalani pembinaan di lapas. Kami sudah melakukan motivasi dibeberapa lapas, seperti di Cipinang melibatkan warga binaan sebanyak 300 orang. Bahkan di Salemba ini mencapai 931 warga binaan yang mengikuti motivasi yang kami lakukan," katanya.

"Kami menyalurkan kepada mereka apa yang ingin mereka lakukan. Ada sel-sel khusus yang diperuntukkan bagi orang yang memang berminat dalam berbagai hal. Seperti seni keagamaan, kerohanian, Kristen, Islam sudah masuk dalam pembinaan mental dalam peningkatan semangat hidup, semangat berkarya, optimisme dalam bentuk motivasi," tambahnya.

Selain memberikan motivasi kepada warga binaan, RKIH juga aktif dalam memberikan motivasi kepada lembaga dan pemimpin-pemimpin daerah. Pasalnya permasalahan tidak terlepas terjadi hanya pada warga binaan yang terlanjur melakukan kesalahan. Tetapi, pemimpin-pemimpin pun tentu memiliki masalah dalam setiap keputusan yang telah diambil maupun akan diambil.

"Tentu berbeda kesuksesan dari masing-masing orang. Begitupun motivasi bagi pemimpin. Tentu akan berbeda dalam hal bahasa dan penyampaian. Namun, tujuannya dalam memberi motivasi akan sama, yakni mencapai kesuksesan," tegasnya.

Sebagai informasi, RKIH telah melakukan pembinaan motivasi dengan mengajak para warga binaan menanam tanaman produktif, beternak hewan seperti sapi, kerbau dan sebagainya. Para warga binaan tidak perlu memikirkan bagaimana pasarnya setelah hasil yang mereka lakukan, karena RKIH siap mewadahi dan menerima serta memasarkan produk mereka.

Seperti halnya yang dilakukan di lapas Nusakambangan. RKIH berhasil mengajak warga binaan menanam pohon jambu biji, beternak dan sebagainya. Selanjutnya kegiatan motivasi yang dilakukan RKIH akan terus berlanjut, di mana dalam setiap Minggu kunjungan selalu dilakukan dari lapas ke lapas oleh para anggota RKIH.

Penulis: Irawan
Editor: Redaksi
Photographer: Irawan

Baca Juga