RKIH Gelar Pameran Hasil Tani Dan UKM Di Jakarta

Jakarta, Akuratnews.com - Rumah Kreasi Indonesia Hebat ( RKIH) kembali menggelar event pameran hasil Tani dan Usaha Kecil Menegah ( UKM ) di Kementerian-Kementerian yang berada di Jakarta dan Rumah Sakit pemerintah.

Pelaksana pameran hasil Tani dan UKM RKIH, Bakri Maulana mengatakan, pameran ini dilaksanakan di Kementerian -Kementerian Pemerintah Pusat, bertujuan agar para pegawai di Kementerian - Kementerian tidak tergantung dengan makanan dan buah-buahan impor.

" Disini juga pameran yang  kami buat menawarkan  hasil tani seperti, sayuran, buah-buahan lokal yang murah dan berkualitas baik, dan sehat serta ada juga kuliner nasional, produk dalam negeri," kata Bakri kepada Akuratnews.com, Jumat (17/02/17).

Bakri mengaku, pameran ini, selain sebagai wadah kelompok petani dan UKM. Pameran ini juga untuk memberikan ruang dan mendorong bagi kelompok pertanian dan UKM untuk menjual hasil tani, produk dalam negeri yang dihasilkan sejumlah UKM yang selama ini RKIH bina.

Menurut Bendahara RKIH ini, pameran ini juga mengajak semua pegawai negeri sipil dan pejabat-pejabat yang ada di Kementerian untuk membeli produk dalam negeri dari UKM dan hasil tani dari kelompok tani sebagai rasa cinta terhadap produk lokal, sesuai pernyataan Presiden Jokowi pada November 2016 lalu yang mengajak semua pihak untuk mendorong ekonomi nasional seperti masyarakat untuk memakan buah lokal dan menggunakan produk dalam negeri .

" Kami juga menjual hasil tani dan laut, seperti, sayur-sayuran, buah-buahan lokal, ikan segar dan produk dari UKM, semua produk yang dijual di pameran dijamin kualitasnya dan fresh," ungkapnya.

Dia juga menjelaskan bahwa dengan adanya pameran Hasil Tani dan UKM yang digelar RKIH, semua pegawai di Kementerian tidak harus jauh-jauh pergi ke Suermarket atau Mall, karena kualitas produk dijamin bagus dan murah dari harga di supermerket .

" Misalnya saja jambu biji besi kalau di supermarket harga per kilo bisa mencapai Rp 35 ribu/Kg tetapi di pameran kami hanya dijual dengan harga ekonomis Rp 25 ribu / Kg, dengan kualitas bagus," imbuhnya.

Lanjutnya, saat ini pameran sudah berjalan di Kementerian, salah satunya di Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) meskipun hanya waktu yang singkat yakni, dua sampai tiga hari.

Dia berharap agar pameran ini terus berjalan di tempat Keme terian- Kementerian lainnya dan di Kota-kota besar. Hal ini untuk memajukan perekonomian kelompok tani dan ukm.

Dia menyebutkan, pameran ini juga melibatkan langsung kelompok petani sehingga bisa mendapatkan harga murah dan berkualitas terbaik. Dengan adanya pameran ini para kelompok petani dan UKM bisa merasakan perputaran ekonominya.

" Jadi bisa dirasakan langsung oleh para petani dan ukm, membantu ekonomi mereka," ucapnya. (Agus)

Penulis:

Baca Juga