Ruhut Sitompul: Hoaks Tak Bisa Dihindari

Jakarta, Akuratnews.com - Juru bicara (Jubir) Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - KH. Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul memberikan komentarnya terkait berita bohong atau hoaks. Menurutnya, hoaks itu tidak bisa dihindari.

Bahkan ia mengatakan, hoaks merupakan bagian dari teknologi yang digunakan oleh semua negara di dunia terutama dalam suasana demokrasi dan pemilu.

"Tapi ini lah indahnya Indonesia. Kita negara yang dulu sempat lama rakyatnya terbelenggu sekarang diberi kebebasan dan mungkin Indonesia yang paling dibebaskan," kata Ruhut kepada wartawan di sela-sela diskusi publik 'Tahun Politik, Media Menangkal Hoax dan Fitnah' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jum'at (19/10/2018).

Kendati begitu, Ruhut juga mengapresiasi media yang di tengah maraknya berita bohong di media sosial tetap mampu memilah informasi yang akan diberitakan.

"Tapi kita harus berterima kasih dengan sahabat pers kita. Wartawan sangat membantu, kita harus acungi jempol, kenapa? Mereka bisa memilah-milah berita hoaks, dan wartawan dengan pemberitaannya itu sangat membantu tugas kepolisian sebagai kamtibnas," tukas Ruhut.

"Tapi sebagai kaum milenial, wartawan muda yang sangat profresional ini jangan kita ragukan mereka sangat profesional, mereka nggak biasa didikte oleh owner, oleh pemilik. Mereka tetap kok bekerja di lapangan dalam pemberitaan," sambung dia.

Tak hanya itu, Ruhut juga meminta kepada awak media dan wartawan agar nantinya dapat tetap kondusif apalagi ini masa-masa kampanye menjelang pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019.

"Coba liat kalau koran kuning atau apa mungkin bisalah, tapi wartawan seperti yang ada disini kan wartawan profesional. Mereka sangat objektif kok, semua pemberitaan itu berimbang. Jadi kita nggak usah khawatir, ini yang saya mohon kepada sahabat-sahabat pers, kampanye kita masih 6 bulan lagi," ungkapnya.

"Mudah-mudahan nanti pencoblosan tanggal 17 April 2019 wartawan tetap membantu suasana kondusif terus jadi kita nggak usah khawatir tapi perlu kita waspadai," sambungnya. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga