Rumah Sakit Indonesia di Gaza Rusak, DPR Kecam Tindakan Israel

Rumah sakit Indonesia di Gaza, Palestina. (ist)
Rumah sakit Indonesia di Gaza, Palestina. (ist)

Jakarta, Akuratnews.com - Wakil Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rofi Munawar mengecam tindakan penyerangan Israel ke wilayah Gaza yang mana telah mengakibatkan kerusakan Rumah Sakit Indonesia.

"Israel telah melakukan penyerangan yang sangat brutal ke wilayah Palestina dan telah mengakibatkan kerusakan terhadap Rumah Sakit Indonesia di Gaza," ujarnya dalam keterangan resminya yang diperoleh Akuratnews.com, Jakarta, Senin (29/10/2018).

Sebagaimana diketahui, dentuman keras serangan udara Israel ke Gaza pada sabtu (27/10) telah menyebabkan guncangan hebat sehingga mengakibatkan kerusakan di sejumlah bagian RS di Indonesia. Ruangan yang mengalami kerusakan adalah ruangan kantor administrasi, koridor, ICU, juga toilet.

Padahal kata dia, dalam Law of Armed Conflict (LOAC) telah mengatur terkait perlindungan terhadap penduduk sipil. Sedangkan apa yang dilakukan oleh Israel yang tidak mempertimbangkan instalasi publik seperti rumah sakit dan perumahan penduduk ini dinilai telah melanggar aturan tersebut.

"Peraturan ini menegaskan aturan bahwa operasi militer harus diarahkan pada tujuan militer. Termasuk kekebalan khusus berlaku untuk unit medis rumah sakit militer dan sipil," tegasnya.

"Hak-hak pihak medis menurut Hukum Humaniter Internasional (HHI) adalah dilindungi saat perang, dan rumah sakit tidak boleh terkena serangan," tambah dia.

Dijelaskan lebih lanjut, aturan ini termaktub dalam Konvensi Jenewa I,II, dan IV, yang menyatakan tentara terluka dan sakit (KJ I), tentara korban kapal perang karam (KJ II), tawanan perang (KJ III), penduduk sipil (KJ IV), unit medis dan ICRC, harus dilindungi.

"Pemerintah Indonesia harus bersikap atas serangan Israel dan memastikan seluruh awak medis aman maupun rekontruksi RS Indonesia." pungkas Rofi. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga