RUPS ke 3 Tahun 2019, JTE Dapat Suntikan Dana Rp. 22 Milyar

Direktur Utama Jasa Tirta Energi Dr. Etty Susilowati (tengah) bersama dengan Komisaris JTE dan Direksi Jasa Tirta I.

Jakarta, Akuratnews.com - Dalam Rapat Umum Pemegang Saham ke Tiga di Tahun 2019, PT Jasa Tidak Energi (JTE) mendapatkan tambahan modal sebesar Rp. 22 Milyar. Penambahan modal tersebut, dalam rangka mendukung Project Pbangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang sedang dilakukan di Lodoyo II Jawa Timur.

Direktur Utama PT JTE Dr. Etty Susilowati, menjelaskan tambahanodal yang didapat dari induk perusahaannya yakni Perum Jasa Tirta Energi I, merupakan bentuk dukungan induk dalam pengembangan project yang tengah dilakukan oleh JTE.

"JTE mendapatkan tambahan modal disetor dari PJT Perum Jasa Tirta I selaku pemegang saham mayoritas dari JTE sebesar Rp 22 M utk mendukung project PLTMH Lodoyo II di Jawa Timur," ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Keputusan dalam rangka penambahan modal yang didapat oleh JTE, diputuskan pada RUPS pada tanggal 22 Oktober 2019 yang lalu, dengan melahirkan beberapa kesepakatan terkait dengan kebutuhan modal JTE dalam menjalankan bisnisnya.

PLTMH Lodoyo adalah salah satu terobosan percepatan untuk program Water to Energy. Indonesia sebagai negara yang memiliki wilayah hampir 70 persen perairan, memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadikan air sebagai pembangkit listrik.

Pemanfaatan air sebagai energi listrik bisa berupa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) ataupun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). PLTMH memiliki kapasitas keluaran yang lebih kecil dibandingkan PLTA. Pemilihan antara PLTA ataupun PLTMH disesuaikan kebutuhan wilayah tersebut dan juga disesuaikan dengan ketersediaan air ditempat tersebut.

Penulis:

Baca Juga