Rusak Nama Baik, Ferdinand Hutahaean Laporkan Tiga Akun Twitter

Jakarta, Akuratnews.com - Media sosial memberikan pengaruh yang cukup besar dalam ranah politik saat ini. Menuju Pemilu Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, tidak sedikit pihak-pihak yang menggunakan media sosial untuk berkampanye ataupun bersaing dengan pihak lawan.

Dewasa ini, media sosial lebih banyak digunakan untuk hal-hal yang negatif. Misalnya saja menjelek-jelekkan orang atau kelompok tertentu, guna kepentingan pribadi.

Hal inilah yang dialami oleh Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Ia mengatakan ada orang yang membuat akun twitter menggunakan nama dan fotonya secara tidak sah, kemudian mencuitkan kata-kata kotor dan tidak beretika.

"Saya yang selama ini memang kritis kepada pemerintahan Joko Widodo, menjadi korban fitnah dan pembunuhan karakter di media sosial. Dugaan saya pelakunya adalah sekelompok orang menjadi pendukung Capres Petahana, hal ini terlihat dari aktivitas beberapa orang yang terafiliasi sebagai pendukung Jokowi," ungkap Ferdinand dalam keterangannya, Jumat (24/8/2018).

Merasa dirugikan, Ferdinand pun melaporkan akun dengan username @LawanPoLlitikJKW itu ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) atas dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Selain akun tersebut, Ferdinand juga melaporkan dua akun yang telah menyebarluaskan cuitan tak pantas tersebut. Diantaranya, @kangdede78 milik Dede Budyarto dan @BirgaldoS milik Birgaldo Sinaga.

"Atas tindakan pelanggaran hukum tersebut, maka saya Ferdinand Hutahaean, siang ini Jumat 24 Agustus 2018 akan melaporkan akun twitter @LawanPoLlitikJKW, @kangdede78 dan @BirgaldoS ke Bareskrim Polri atas dugaan pelanggaran UU ITE," tegasnya.

"Perbuatan para terduga ini telah merugikan nama baik saya, baik secara pribadi maupun sebagai Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat," tambah Ferdinand. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga