Rusia Kritik Keras Keputusan AS Kirim Roket Canggih ke Ukraina

Rusia Kritik Keras Keputusan AS Kirim Roket Canggih ke Ukraina
Rusia Kritik Keras Keputusan AS Kirim Roket Canggih ke Ukraina

AKURATNEWS - Rusia mengkritik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden yang telah menyetujui bantuan sistem roket jarak jauh yang canggih kepada Ukraina.

Sebelumnya Biden sempat menolak memberi bantuan roket jarak jauh yang mampu menjangkau wilayah Rusia itu.

Kepada kantor berita Rusia RIA Novosti, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov mengungkapkan Rusia melihat bantuan yang diberikan militer AS kepada Ukraina itu merupakan hal yang "sangat negatif".

Sergei Ryabkov mengatakan bahwa keputusan AS itu dapat meningkatkan konfrontasi langsung antara kedua negara adidaya tersebut.

"Setiap pengiriman senjata yang terus berlanjut, yang sedang meningkat, berarti meningkatkan risiko perkembangan semacam itu." Ryabkov.

Pejabat tinggi Rusia itu menyalahkan Washington karena meningkatkan permusuhan di Ukraina.

"AS tidak melakukan apa pun demi menemukan semacam solusi. Itu persis sama selama bertahun-tahun sebelum dimulainya operasi militer khusus," cetusnya.

Dilaporkan pula bahwa pemerintah Amerika Serikat telah kembali mengirim paket bantuan berupa senjata untuk militer Ukraina senilai US$ 700 juta atau sekitar Rp 10,1 triliun (kurs Rp 14.500/US$).

Paket bantuan itu dikirim untuk membantu tentara Ukraina melawan Rusia.

"Kami telah bergerak cepat untuk mengirim ke Ukraina sejumlah besar persenjataan dan amunisi sehingga dapat berperang di medan perang dan berada dalam posisi terkuat di meja perundingan," tulis Presiden AS Joe Biden dalam sebuah opini seperti dilansir dari CNN.

Paket bantuan militer ini merupakan bantuan ke-11 yang telah dikirim AS ke Ukraina.

Dengan bantuan baru ini, pemerintahan Joe Biden telah mengirim sekitar US$ 4,6 miliar ke Ukraina sejak Rusia menginvasi pada akhir Februari 2022.***

Penulis: Irfan Yulianto
Editor: Ahyar

Baca Juga