RUU SDA Diharapkan Positif Bagi Semua Pihak

Ilustrasi Sumber Daya Air (Istimewa)

Jakarta, Akuratnews.com - Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Air (RUU SDA) yang dalam masa penggodokan diharapkan akan positif bagi seluruh kalangan. Indonesia sebagai negara yang mengusung Undang-Undang Dasar 1945, Pasal 33, yang berbunyi, "Bumi dan Air yang terkandung di dalamnya, dikuasai oleh negara dan sepenuhnya digunakan untuk kemakmuran rakyat," menjadi dasar bagaimana RUU SDA dibuat untuk sepenuhnya bisa digunakan oleh rakyat, baik pelaku usaha maupun masyarakat banyak.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR Hari Suprayogi, mengatakan pembahasan RUU SDA untuk memperbaiki Undang-Undang yang sudah ada.

"Pemerintah sesuai dengan UUD tidak menutup untuk semuanya (semua pihak). Penggunaannya ada prioritasnya dan ada perusahaan, walaupun kita utamakan untuk kebutuhan pokok, minimal sehari ada prioritasnya, minimal pokok yang dijamin," ujarnya, Jakarta, (15/7).

Lebih jauh Hari, menegaskan terkait izin akan dituangkan seluruhnya oleh Peraturan Pemerintah (PP).

"Izin itu kita akan membagi wilayah sungai dan air menurut kewenangannya, provinsi, pusat dan kabupaten kota," katanya.

Sementara itu Ketua Panitia Kerja SDA Komisi V DPR, Lazarus, mengatakan pihaknya memberi rumusan dalam pengesahan UU SDA mengacu pada pasal 33 UUD 1945, serta keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 85.

"Jadi itu yang kita pegang seluruh pasal ayat yang ada kita sandingkan. Kalau tidak kan nanti bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Pasal 33, atau akan bertentangan dengan putusan Mahkamah konstitusi," katanya.

Menjawab pertanyaan deadline UU SDA harus selesai bulan Oktober 2019, pihaknya optimis akan dapat menyelesaikan sebelum Oktober.

"Kita optimis UU ini akan selesai pada Oktober. Optimis banget saya, ini sudah masuk ke tim perumus. Kalau pembahasan pasal sudah selesai. Untuk pasal tentu ada tambahan yang kurang. Baik dari pemerintah maupun dari DPR," tegasnya.

"Saya rasa pemerintah untuk pengelolaan SDA akan mengacu pada undang-undang ini," tegasnya.

Penulis:

Baca Juga