Kasus Perceraian

Saat Kemesraan di Gulung Teknologi, Perceraian jadi Pilihan

Jakarta, Akuratnews.com - Dalam sebuah penelitian, di jelaskan bahwa saat ini banyaknya kasus perceraian di DKI Jakarta bukan saja disebabkan karena faktor ekonomi, namun karena faktor konsumtif budaya masyarakat dalam menyerap teknologi dan informasi yang salah digunakan.

Teknologi yang seharusnya menjadi baik dan bermanfaat pada saat ini menjadi gerbang utama kerusakan mental para Pasutri.

Biasanya persoalan awalnya adalah sepele. Pasword handphone dan alat komunikasi lain juga laptop dan aplikasi di dalamnya memicu terjadinya perselisihan kecil yang berkembang menjadi besar dan di akhiri dengan kasus perceraian.

Sejak lama perselingkuhan kian akrab dengan teknologi aplikasi yang ada dalam smartphone, aplikasi yang terintegrasi langsung dengan lawan jenis seperti media sosial Whatsapp, Facebook, atau pun

Hal ini dijelaskan oleh seorang psikolog, Dr. Ema. Menurut dia banyaknya kasus perceraian yang terjadi bermula dari penggunaan teknologi smartphone yang mengemuka akhir-akhir ini, karena banyak Pasutri yang tidak menjaga etika dalam penggunaan teknologi itu, sehingga terjadi perselisihan dalam rumah tangga mereka.

Da menilai di butuhkan keterbukaan dan kecerdasan dalam menganalisa masing-masing persoalan yang berkembang di tengah pasutri.

"Mereka harusnya bisa lebih terbuka dan arif ketika menggunakan teknologi itu di Medsos masing-masing. Persoakan utamanya adalah persoalan password," jelasnya. Jika sudah terbuka dalam hal itu, para pasutri tersebut di harapkan dapat lebih mampu menjaga kesetiaan pasangannya. Waspadalah.*

Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga