Kisah Wheatcroft-Pemburu Harta Perang Nazi

Sadis, Barang-barang Nazi Dihargai Jutaan Poundsterling

Hitler bersama para Jenderalnya. (Foto dok. LIFE/Net)

Menurut laporan Alex Preston di Guardian, bangunan industry yang dimiliki Wheatcroft di dekat Harborough dan di rumahnya di Leicestershire, Charente barat daya Prancis dan Lembah Mosel di barat daya Jerman tak terhitung. “Tidak ada catatan resmi tentang nilai koleksi Wheatcroft, namun beberapa perkiraan nilainya lebih dari £ 100 juta.”

Entah apa yang mengubah pikiran Wheatcroft hingga mau mempublikasikan seluruh arsip artefak Nazi hasil buru ke beberapa negara dan tempat terjadi pertempuran PD II dulu. Tentu pertimbangan Wheatcroft membuka kekayaan berupa potongan kendaraan tank, topi baja, multialiur dan motor Harley perang yang digunakan Hitler disambut khalak luas.

Sejak helm stromtrooper yang pernah dibelikan ayahnya semasa kecil dulu, obsesinya untuk memamerkan memorabilia militer Jerman, semakin memuncak.

“Dengan sangat hati-hati Wheatcroft membuka tumpukan benda-benda berharga dan langka ke khalayak lebih luas. Termasuk meluncurkan situs dengan memamerkan kendaraan di depan museum motornya,” tulis Alex Preston di Guardian.

“dia telah berkeliling dunia melacak dan menambah koleksinya dan terbang hingga lapangan terpencil yang tak mungkin terjangkau, membuktikan obsesinya aneh mengumpulkan jejak pemimpin Nazi, Hitler.” tambah Alex.

Jangan heran bila Wheatcroft dengan santai mengelola pacuan kuda di Donington Park dan bersahabat dengan pembalap Ayrton Senna maupun Jean Manuel Fagio sebagai partner tim Wheatcroft Racing. Tidak hanya itu, Wheatcroft juga memiliki koleksi mobil balap terbesar di dunia. Sukses Wheatcroft tentu saja tak bisa dilepaskan dari ayahnya Tom Wheatcroft yang memiliki karakter rumit dan agak aneh.

Lenchen membawa Kevin dan dua saudaranya untuk tinggal di dekat Market Harborough. Sementara pada akhirnya, ada rekonsiliasi, Kevin menghabiskan sebagian besar masa remajanya selain ayah yang telah membesarkannya dan dianggap sebagai pahlawan perang dalam keluarga Wheatcroft.

“Ia bukan hanya seorang ayah yang baik, tetapi juga sahabat terbaik saya,” katanya ketika Tom Wheatcroft meninggal dunia pada tahun 2009.

Meski kekayaannya tak terhitung dari hasil perburuan artefak pemimpin Nazi tak bisa habis dalam jangka waktu pendek, Wheatcroft tetap menekuni bisniz sebagai pengepul barang antik bernilai sejarah tinggi, tapi banyak pula Negara lain yang mulai membatasi perdagangan barang memoriabilia Nazi.

Padahal perdagangan barang-barang antik Third Reich dilarang dan diatur secara ketat di Jerman, Prancis, Austria, Israel dan Hungaria. Tak satu pun dari rumah lelang besar mau mengurusi barang memorabilia Nazi, termasuk situs eBay pun latah melarang penjualan barang ‘haram’ peninggalan Hitler sang dictator kondang se jagat itu.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: ....
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga