Fakta Sidang Sengketa SK Pengangkatan Bupati Alor

Saksi Buktikan Pelanggaran Pasal 71, Dugaan SK Bodong Bupati Alor Menguat

Saat ditanya dia mencari keadilan untuk siapa, Endang menyatakan, dia mencari keadilan untuk diri sendiri dan banyak ASN yang terkena persoalan seperti dirinya alias diduga diberhentikan dari jabatannya oleh Bupati petahana jelang Pilkada Serentak.

Sementara Saksi kedua, Z. Latan mengatakan, dia dipecat dari ASN karena dituduh telah melanggar disiplin, tidak masuk kerja selama 56 hari.

Merespon hal itu, Hakim Ketua, DR. Umar Dani SH. MH menanyakan apakah Z. Latan diperiksa dalam hal itu. Z. Latan mengatakan telah diperiksa bulan Maret 2018. Tanggalnya Latan mengaku tidak ingat.

Latan mengatakan pada saat diperiksa, dia disodorkan bukti daftar hadir absensi yang berbeda dengan yang biasa dia lihat ditempatnya bekerja. Dalam daftar hadir itu, tidak tertera tandatangan dirinya.

Menurut Z. Latan, selama dia bekerja di Kecamatan, tidak ada Absen yang dia tandatangani tiap hari. Absensi hanya dilakukan per-tiga bulan dan itu berlaku untuk semua ASN ditempatnya bekerja. Sebagai salah satu pegawai di kecamatan yang berlokasi di pelosok Kab. Alor, Z. Latan mengatakan, tidak ada listrik dan internet yang membuat ASN di kecamatan itu tidak bisa absen setiap hari layaknya ASN di kota-kota besar.

Menurut dia, absensi hanya dilakukan tiap tiga bulan sekali dengan daftar hadir yang mengacu pada absensi selama tiga bulan itu. "Tiap tiga bulan kami absensi, bukan cuma saya, tetapi juga semua ASN di Kecamatan" ujar pejabat kecamatan ini. Z. Latan mengaku dipecat pada bulan Agustus jelang Pilkada Serentak 2018. Ada dugaan kesengajaan untuk mengganti dirinya.

Saat ditanya apakah pemecatan dirinya merupakan pelanggaran terhadap UU no 10 tahun 2011 pasal 71.

"Saya tau itu, bahwa ada larangan di UU no.10 tahun 2016 khususnya pasal 71 ayat 2. Saya hadir disini karena diminta kesediaan oleh pengacara untuk menjadi saksi, dan saya sangat bangga, karena dengan demikian, maka apa yang dilakukan Bupati Alor merupakan pelanggaran," tandasnya.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis:
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga