Salamuddin: Adanya Dugaan Skenario Krisis, Kesempatan Oligarki penguasa Merampok Uang Negara

Jakarta, Akuratnews.com - Pusat Kajian Ekonomi Politik Universitas BungKarno (UBK) Salamuddin Daeng, mengatakan ditengah kondisi politik yang tidak stabil yang diikuti dengan situasi ekonomi yang kian memburuk bukan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan masyarakat.

Pengamat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) ini menyebutkan, masyarakat harus waspada adanya skenario menciptakan krisis lalu menjadi kesempatan bagi oligarki  penguasa dan para taipan untuk merampok keuangan negara.

" Kita harus mengingat bagaimana perampokan keunagan negara melalui BLBI yang harus ditanggung sebagai beban oleh rakyat Indonesia seumur hidup. Perampokan keuangan negara melalui BLBI tersebut dilakukan oleh para penguasa sendiri untuk memperkaya para taipan yang saat ini adalah penguasa sesungguhnya," kata Salamuddin Daeng kepada Akuratnews.com, Jumat (9/2/2017).

Dia menilai, kemelut politik yang sengaja diciptakan melalui kasus pilkada DKI harus diwaspadai, mengingat ada indikasi untuk mengarahkan peristiwa ini sebagai upaya menciptakan kekacauan lalu dijadikan  kesempatan untuk menyatakan ekonomi krisis karena negara kacau.

"Jadi negara harus menanggung kerugian perbankan dan investasi asing nantinya," ungkap Salamuddin.

Menurutnya,tanda tandanya adalah pemerintah sedang menyusun strategi penanganan krisis yang berkaitan dengan memburuknya ekonomi Indonesia khususnya sektor perbankan.

" Sebagaimana kita tahu tahun lalu sektor tambang pertumbuhan negatif dan sektor property ditepi jurang kebangkrutan. Padahal dan sektor tersebut adalah andalan ekonomi Indonesia. Sementara utang swasta dan pemerintah terancam Default, " tegasnya. (Agus)

Penulis:

Baca Juga