Sambut 2022, Ini Catatan DPP Golkar

AKURATNEWS - Menyambut 2022, Partai Golkar (PG) memiliki sejumlah catatan dan pesan untuk internal partai berlambang Beringin ini.

Seperti dikatakan Ketua Dewan Pembina PG, Aburizal Bakrie, mengingat besarnya persoalan dan tantangan yang dihadapi, Golkar harus terkonsolidasi dan tertib agar supaya selalu siap menjalankan tugas kemasyarakatan dan kenegaraan serta siap menghadapi gangguan internal dan eksternal terhadap partai.

"Konsolidasi dan tertib partai merupakan modal utama delam menaikkan elektabilitas PG yang sedang menunjukkan kecenderungan positif. Serta sosialisasi ketua umum sebagai calon presiden (capres) yang mulai mendapatkan dukungan berbagai kalangan," kata Aburizal Bakrie, Kamis (30/12).

Oleh karenanya, momentum kemajuan ini hendaknya dapat terjaga agar supaya tugas utama PG dalam menjalankan tanggung jawab kenegaraan dan kemasyarakatan dapat terlaksana dengan baik serta sejalan.

"Target PG sukses pileg dan sukses pilpres dapat tercapai," tegasnya.

Ical sapaan akrab Aburizal menungkapkan, sehubungan dengan hal itu Dewan Pembina PG menghimbau dan mengajak seluruh komponen, kader dan tokoh PG, untuk bekerja sama menjalin sinergi menjaga soliditas dari bersatu.

"Persatuan dan kesatuan lebin diutamakan, sekiranya ada perbedaan pandangan selalu mencari jalan keluar secara bersama untuk mendapatkan solusi terbaik bagi PG dan menghindari perpecahan karena akan merugikan PG secara keseluruhan," ujarnya.

"Di lain pihak, tahun 2022 menyisakan persoalan pemerintahan yang masih memerlukan penanganan serius. Pandemi Covid-19 belum berakhir yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat dan perekonomian negara," tambahnya.

Sekretaris Dewan Pembina PG, Hafiz Zawawi menambahkan, kondisi tersebut memerlukan keterlibatan dan dukungan dari kader Golkar terutama yang berada di lingkungan pemerintahan dan legislatif untuk bersama Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, yang juga menjabat Menko Perekonomian.

"Serta sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, mensukseskan penanganan pandemi. Sekaligus mendorong kegiatan ekonomi masyarakat dan pemulihan perekonomian nasional," ucap Hafiz.

Menurutnya, sukses pemulihan perekonomian nasional di tahun 2022 merupakan langkah awal kebangkitan ekonomi Indonesia.

"Jika kita tidak bisa memanfaatkan momen ini dan tidak bisa melewatinya dengan sukses boleh jadi perekonomian nasional mengalami kemunduran dan Indonesia akan tertinggal di tengah percaturan antar bangsa, regional dan global," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Hafiz, PG harus secara aktif dan kreatif memberikan kontribusi dan usulan dalam usaha kebangkitan ekonomi ini.

"Sehingga dapat menunjukkan peranan nyata bagi pembangunan nasional dan juga memberikan dampak positif bagi kemajuan Partai Golkar," tutupnya.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga