Sandec Sahetapy Ajak Insan Film Kembali ke Satu Parfi Lewat Kongres Maret 2020

Jakarta, Akuratnews.com - Dalam upayanya untuk menjaga jalannya roda  organisai serta  menyatukan Parfi yang selama ini terbelah, Sandec Sahetapy bersama para pengurus Parfi laninnya yaitu Mawardi Harlan, Djoddy Prasetio Widyawan dan Lella Anggraini, menyampaikan keterangan pers Kongres Parfi.

Kongres ini  rencanakan akan digelar pada 10 Maret mendatang,  bertempat di Hotel Maharaja, di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Kongres Parfi  dipercepat dari jadwal semula yang seharusnya digelar pada Tahun 2022. Percepatan Kongrres ini dilakukan agar segera terpilih kepemimpinan baru yang selama ini kosong, serta terbentuknya kepengurusan baru yang bias mengakomodir semua pihak.

Menurut Ketua Panitia Kongres, Sandec Sahetapy, kongres Parfi nanti adalah bersifat terbuka bagi seluruh insan film yang berada di seluruh Indonesia, dengan tujuan memilih pemimpin yang syah dan kredibel serta bisa diterima oleh semua pihak, demi menjaga marwah organisasi.

“Kongresnya nanti bersifat terbuka, artinya semua  insan film yang tersebar dari Sabang sampai Merauke kami undang untuk hadir," jelas Sandec kepada para wartawan saat menggelar Konferensi Pers di kantor Parfi, PPHUI, Jakarta Selatan, Sabtu (18/01).

Selanjutnya Sandec juga menambahkan bahwa Anggota yang telah berstatus Anggota Biasa (AB) berhak untk memilih calon ketua Parfi baru dalam kongres nanti.

Namun demikian untuk calon ketua baru ia menyebut ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Salah satu persyaratannya  adalah pernah menjadi pemeran utama dalam film layar lebar.

“Anggota yang punya hak pilih adalah anggota yang  telah menjadi Anggota Biasa. Kemudian untuk calon ketua boleh siapa saja,  asal memenuhi persyaratan. Salah satu persyaratannya adalah pernah menjadi pemeran utama dalam film layar lebar. Lalu perlu digaris bawahi perkataan saya ini bahwa para calon ketua tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Tidak seperti sebelum sebelumnya,” jelas Sandec  lebih lanjut.

Ketika ditanya oleh awak media apakah percepatan konggres ini tidak menyalahi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga ( AD/ART)?. Djoddy Prasetio Widyawan yang menjabat Wakit Ketua Panitia menjelaskan.

“Tidak ada yang salah, juga tidak ada yang dilanggar, semua sudah sesuai dengan AD/ART,  bahkan kami juga sudah menyiapkan perangkat kongresnya seperti Steering Committee maupun Organizing Comitee,” terang Djoddy.

Selanjutnya para awak media menanyakan kepada panitia apakah sudah ada calon ketua yang sudah mendaftar atau diunggulkan. Menjawab hal ini, Djoddy menerangkan.

“Untuk calon ketua belum ada, yang mau daftar banyak, tetapi pendaftarannya kan belum,  baru akan mulai dibuka pada Senin besok, jadi silahkan saja yang mau mendaftar hadir di kantor Parfi, pokoknya kami terbuka, asal memenuhi kriteria atau persyaratannya," lanjut Djoddy.

Mengakhiri keterangannya kepada para awak media Sandec Sahetapy juga menjelaskan bahwa untuk mensukseskan kongres dan menjadikan Parfi satu dan bersatu, ia sudah melakukan upaya dialog untuk merangkul dengan pihak pihak lain yang selama ini berseberangan.

“Kami sudah dan terus berupaya membuka dialog dan merangkul semua steke holder agar kembali kerumah yang satu yaitu Parfi yang berkantor di PPHUI lantai 4 ini. Mari kita bersatu kembali kerumah, membesarkan dan mengembalikan marwah dan kejayaan Parfi ke depan,” tutup Sandec Sahetapy.

Penulis: Irish
Editor:Editor
Photographer:Irish

Baca Juga