Satu Orang Suspect Virus Corona, WNI Diminta Ikuti Travel Advisory

Jakarta, Akuratnews.com - Merebaknya virus Corona disikapi pemerintah Indonesia. Termasuk akan kabar adanya seseorang yang diduga terinfeksi virus yang menyebar dari Wuhan, China ini.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Wiendra Waworuntu mengatakan, ada satu pasien terduga yang tertular virus Corona.

Pasien berinisial R (35) ini memiliki riwayat perjalanan dari China dan kini dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Suroso, Jakarta.

”Keadaannya baik. (Pasien) Ini terduga. Setelah hasil laboratorium menunjukkan positif, baru disebut ada penularan. Ini suspect (dicurigai) sehingga diawasi intensif,” ujar Wiendra di Jakarta, Kamis (23/1).

Ditambahkan Pompini Agustina dari Kelompok Kerja (Pokja) Penyakit Infeksi Emerging RSPI, saat ini pasien itu telah memasuki ruang isolasi dan tengah menunggu hasil laboratorium.

"Kita ambil sample dahak dan cairan di hidung untuk penelitian. Apakah benar terkena virus Corona atau tidak," ujar Pompini kepada wartawan, Jumat (24/1).

Untuk membuktikan virus tersebut, kata dia, rumah sakit membutuhkan waktu dua sampai tiga hari ke depan untuk mengetahui pasti apakah pasien suspect virus Corona atau tidak.

R yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) sendiri diketahui memiliki riwayat perjalanan dari China.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) sendiri menyatakan, di Jakarta belum ada yang positif terjangkit virus Corona.

"Kalau ada yang baru pulang dalam 14 hari setelah dari negara terjangkit, terutama China kemudian muncul demam dan keluhan batuk, sesak napas itu untuk segera pakai masker dan berobat ke dokter," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI, Dwi Oktavia, Jumat (24/1).

Dwi berpesan kepada WNI yang hendak bepergian ke China agar bisa mengikuti travel advisory yang dikeluarkan Kemenlu.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga