Satu Orang Tewas Dalam Penyerangan Kantor Polsek Amalatu

Jakarta, Akuratnews.com - Kantor Polsek Amalatu, Kabupaten Seram, Provinsi Maluku, diserang sejumlah warga Desa Latu, Kecamatan Amalatu pada Kamis, (16/5/2019). Akibat penyerangan tersebut, seorang warga dilaporkan tewas. Sementara dari pihak kepolisian diketahui ada yang mengalami luka tembak.

Kabid humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Roem Ohirat, mengatakan warga menyerang kantor Polsek Amalatu melemparinya pakai batu dan bom molotov. Penyerangan oleh masyarakat tersebut terjadi pada pukul 15.00 WITA. Ketika penyerangan itu, polisi sempat meredam amarah warga.

Namun, pada malam harinya pihak kepolisian melakukan penebalan pengamanan dengan mengerahkan 25 anggota Brimob. Kedatangan para personel Brimob tersebut lantas disambut penyerangan kembali oleh warga.

“Bentrokan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat terkena tembakan. Dua orang lainnya mengalami luka-luka. Walau demikian, masih belum dapat dipastikan apakah seorang warga yang meninggal dunia tersebut terkena tembakan anggota Brimob atau warga,” kata Roem saat dihubungi dari Jakarta pada Kamis (16/5/2019).

Selain mengakibatkan seorang warga meninggal dunia, bentrokan tersebut juga memakan korban dari pihak kepolisian yang ketika itu tengah berjaga. Petugas polisi tersebut mengalami luka tembak. Sementara kondisi Polsek Amalatu yang diserang warga kini mengalami kerusakan pada bagian kaca karena dilempari batu.

Roem menjelaskan, penyerbuan kantor Polsek Amalatu bermula dari ditangkapnya seorang warga bernama Zulkarnain Patty pada Sabtu, 4 Mei 2019. Zulkarnain diketahui menganiaya seseorang bernama Samsul Lusy hingga mengakibatkan tewas.

Terkait perkara yang menjerat Zulkarnain, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan. Sejumlah warga telah dipanggil melalui pemerintah negeri Latu, Kecamatan Amalatu di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) agar kooperatif menyerahkan diri. Warga yang diberikan surat panggilan oleh polisi ini diduga mengetahui kejadian penganiayaan yang dilakukan Zulkarnain.

“Memang benar ada aksi perusakan kantor Polsek Amalatu pascapenangkapan seorang terduga aksi penganiayaan dan kekerasan bersama terhadap alrmahum Samsul Lusy, dan ada beberapa nama lain yang sudah dipanggil," kata Roem.

Menurut Roem, salah satu warga berinisial KP diduga terlibat kekerasan bersama Zulkarnain. Keduanya diketahui menyerang Samsul pakai parang hingga tewas di sebuah hutan pantai Desa Latu. Pelaku berinisial KP saat ini telah diamankan polisi. Namun, masih ada tiga pelaku lain yang sampai kini masih berkeliaran.

"Tadi sore, satu orang yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap Syamsul Lusy yang mengakibatkan korban meninggal dunia sudah ditangkap," ucap Roem.

Terduga pelaku KP saat ini telah digiring ke Polda Maluku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Aparat gabungan Polri didukung TNI sedang berjaga-jaga di lokasi dan situasi keamanan saat ini sudah kondusif.

Penulis: Redaksi

Baca Juga