SDC Terapkan Gaya Hidup Bersih dan Sehat Melalui Gerakan Konservasi Cinta Laut

Anggota SDC Morowali bersama masyarakat Desa Matarape Kecamatan Menui Kepulauan, sedang mempersiapkan bibit mangrove untuk ditanam.
Anggota SDC Morowali bersama masyarakat Desa Matarape Kecamatan Menui Kepulauan, sedang mempersiapkan bibit mangrove untuk ditanam.

Morowali, Akuratnews.com - Untuk yang kesekian kalinya, lembaga pecinta alam Sombori Diving Club (SDC) Morowali kembali melaksanakan kegiatan gerakan konservasi cinta laut. Kegiatan tersebut dilaksanakan Senin kemarin (23/3), di Desa Matarape Kecamatan Menui Kepulauan.

Selain melaksanakan gerakan konservasi cinta laut, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua SDC Morowali Kasmudin ini juga melaksanakan kegiatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Desa wisata menuju Morowali Sejahtera.

Pada kegiatan ini juga dihadiri oleh tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah Bidang Konservasi, pegawai PSDKP, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Morowali, rombongan TNI AL Morowali, petugas Polairud Morowali, Babinkamtibmas, Pemerintah Desa serta nasyarakat kader konservasi.

Sekretaris SDC Morowali Rahmat Naga yang juga merupkan Asesor muda ini mengungkapkan, Desa Matarape ini sangat memiliki banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan. Untuk itu, dirinya bersama anggota SDC lainnya sangat bersemangat melaksanakan kegiatan ini meskipun wabah virus Covid-19 sedang mengancam keselamatannya.

"Desa ini merupakan kampung halaman dimana saya dibesarkan. Melalui kegiatan peningkatan SDM ini juga sangat membantu masyarakat untuk mempersiapkan diri menuju Destinasi Wisata Internasional, khususnya Kepulauan sombori dan sekitarnya. Meskipun maraknya virus Corona tak menghalangi niat positif ini, karena apa yang kami lakukan bagian dari menjaga pola hidup bersih dan sehat,"ungkapnya.

Sementara itu, Ketua umum SDC Morowali Kasmudin mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen akan terus mengawal kegiatan ini sampai selesai.

"Saya bersama teman-teman akan mengawal terus giat ini mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, pengelolaan hingga promosi. Selain merupakan akses darat terdekat untuk menuju ke Pulau Sombori, Desa Matarape ini juga akan dijadikan terminal transit dimana seluruh wisatawan yang akan ke Sombori bisa cek in dahulu di Desa Matarape. Tentunya, hal ini yang perlu di persiapkan dengan matang melalui kegiatan ini,"jelasnya.

Sesuai hasil pengamatannya, Kasmudin menyatakan bahwa pengembangan destinasi di Desa Matarape ini sangat menjanjikan untuk masa depan. Diharapkan, melalui kegiatan ini kawasan Sombori lebih dikenal Dunia.

"Setelah memberikan materi kepada masyarakat kader konservasi, kami bersama masyarakat Desa Matarape lanjut melaksanakan aksi pembuatan lokasi pembibitan mangrove. Pada kesempatan ini juga banyak perencanaan yang akan dilakukan, salah satunya mempermantap lokasi persemayan bibit mangrove untuk destinasi wisata tracking mangrove dan di Desa matarape,"tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Matarape H Harun menyatakan siap untuk mengembangkan potensi destinasi di Desanya melalui optimalisasi pemanfaatan ADD menuju Morowali Sejahteta Bersama.

"Apalagi Desa Matarape ini merupakan wilayah yang akan dijadikan terminal transit untuk menuju Sombori, tentu kami wajib untuk mempersiapkan mulai dari sekarang,"terangnya.

Penulis: Faisal

Baca Juga