Sebut Kementerian BUMN Harusnya Bubar, Ini Alasan Ahok

Jakarta, Akuratnews.com - Basuki Tjahaja Purnama, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) menyebut Kementerian BUMN seharusnya dibubarkan.

Ia beralasan, seorang presiden pun tak bisa mengontrol lembaga dan perusahaan negara di dalamnya.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok ini, sebaiknya Kementerian BUMN diganti menjadi superholding seperti Temasek yang ada di Singapura. Jadi, namanya bukan lagi Kementerian BUMN yang membawahi ratusan perusahaan pelat merah, tapi menjadi Indonesia Incorporation.

"Kementerian BUMN harus dibubarkan sebelum Pak Jokowi turun sebetulnya. Kita harus sudah ada semacam Indonesia Incorporation seperti Temasek. Persoalannya, presiden nggak bisa kontrol manajemen BUMN. Kita nggak ada orang sebetulnya," kata Ahok dalam sebuah video berdurasi enam menit yang diunggah akun POIN di YouTube, Selasa (16/9).

Ahok juga menyinggung internal direksi Pertamina. Dia bahkan menyinggung mengenai lobi-lobi jabatan direksi, utang, dan gaji direksi perseroan plat merah tersebut.

Ahok menyebut bahwa perubahan sejumlah direksi Pertamina dilakukan melalui lobi-lobi dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Bahkan, dia menegaskan dirinya sebagai Komisaris Utama pertamina pun tidak diberitahu ketika ada perubahan tersebut.

Selain direksi, komisaris pun rata-rata merupakan titipan dari sejumlah kementerian. Meski begitu, Ahok tidak menyebut kementerian mana saja yang menitipkan direksi dan komisaris kepada Menteri Erick Thohir.

"Komisaris pun rata-rata titipan dari kementerian, kementerian," kata Ahok.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Kementerian BUMN, Arya Sinulingga merespons ucapan Ahok dalam video tersebut, bahwa saat ini prioritas pemerintah bukan membentuk superholding tapi membangun kluster dan subholding BUMN sesuai dengan bisnis inti.

"Mengenai Kementerian BUMN harusnya bubar dan jadi superholding, prioritas pemerintah saat ini membangun kluster-kluster dan subholding-subholding supaya supplychain antar BUMN di kluster yang sama berjalan dengan baik," kata Arya.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga