Sejumlah Aktivis Dorong Transparansi Bansos

Pekalongan, Akuratnews.com - Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) bersama Masyarakat Peduli Bansos menggelar Halal Bi Halal dan Dialog bertajuk Transparansi Kebijakan Bansos Masa Pandemi di Resto Limasan O.W. La Ranch (Kampung Cowboy) Limbangan, Karanganyar Minggu (7/6/2020).

Hadir dalam kesempatan itu beberapa narasumber yang merupakan pelaksana kegiatan Bansos yaitu Kepala Desa Sumurjomblangbogo Kecamatan Bojong Slamet Edy Suyitno dan anggota TKSK Kecamatan Bojong Purwo Aji serta Politisi Anggota DPRD kabupaten Pekalongan Candra Saputra.

Sementara dari kalangan aktivis turut menjadi narasumber Suryan Rusli yang merupakan Eksponen 98 serta Sony Yulianto yang bertindak selaku inisiator dialog dan moderator.

Dalam sambutannya, inisiator sekaligus penyelenggara Halal Bi Halal Koalisi Transparansi Pekalongan, Sony Yulianto, menyatakan bahwa Koalisi Transparansi Pekalongan (KTP) bukanlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun Ormas.

“KTP adalah sebuah wadah LSM/Ormas yang bertujuan mendorong transparansi kebijakan dan pembangun di tingkat daerah, provinsi atau pusat untuk menuju good government yaitu pemerintah yg transparan, ” Jelas Sony.

Lebih lanjut Sony, menyampaikan bahwa KTP mengajak seluruh aktivis, LSM, maupun, beberapa tokoh baik secara pribadi maupun yang tergabung dalam komunitas, untuk menciptakan masyarakat madani menuju kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan yang dibuka dengan pengantar serta mauidhoh khasanah oleh DR. KH. Sabilal Rosyad ini menyampaikan bahwa transparansi merupakan sebuah kewajiban dalam tata kelola pemerintahan dan bernegara.

Sementara itu, H. Taufiq ketua LSM Gerakan Anti Masyarakat Munafik Indonesia (GAMI) mengatakan, bahwa perlunya menyamakan persepsi antar lembaga dan teman-teman aktivitas semua dalam satu wadah ini.

Sementara, H. Taufiq ketua LSM Gerakan Anti Masyarakat Munafik Indonesia (GAMI) mengatakan, bahwa perlunya menyamakan persepsi antar lembaga dan teman-teman aktivitas semua dalam satu wadah ini.

H. Taufiq yang juga tokoh senior di Kabupaten Pekalongan ini juga berharap bahwa, peran serta LSM/Ormas dan para tokoh ataupun aktivis ini sangat penting dalam menciptakan suasana kondusifitas di tengah masyarakat majemuk di daerah, guna terwujudnya komunikasi dan silaturahmi yang baik dalam suasana keakraban dengan semangat kekeluargaan.

“Semoga Koalisi Transparansi Pekalongan ini bisa menjadi wadah Komunikasi dan Silaturahmi yang baik bagi para tokoh, maupun aktivis serta beberpa LSM/Ormas di Kabupaten Pekalongan” Harapnya

Sengkarut proses pengelolaan data penerima bantuan serta problematika pelaksanaan Bantuan Sosial dibahas bersama dalam kegiatan ini dengan tujuan memotret persoalan, membuka secara transparan serta menyuguhkan solusi kepada para pemangku kepentingan.

Sementara beberapa aktivis menyayangkan ketidakhadiran pihak eksekutif jajaran pemerintah daerah yang justru menimbulkan banyak pertanyaan tak terjawab dan langkah komunikasi yang kurang terbuka menyikapi undangan narasumber dari penyelenggara kegiatan ini.

Penulis: Syarifuddin

Baca Juga