FKPPI dan Ansor, Didukung Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah

Sekda Zaini: Paket Sembako Rp60 Ribu, Hanya Rp20 Ribu

Sekda Sidoarjo, Achmad Zaini (depan, tengah) didampingi Kepala Disperindag, Tjarda (paling kanan), Ketua PC GM FKPPI 1316, Joko Purwoko (2 dari kiri) dan Ketua PC GP Ansor, Rizza Ali Faizin (paling kiri) saat memukul alat musik hadroh, menandai dibukanya pasar murah yang digelar di Alun-alun Sidoarjo.
Sekda Sidoarjo, Achmad Zaini (depan, tengah) didampingi Kepala Disperindag, Tjarda (paling kanan), Ketua PC GM FKPPI 1316, Joko Purwoko (2 dari kiri) dan Ketua PC GP Ansor, Rizza Ali Faizin (paling kiri) saat memukul alat musik hadroh, menandai dibukanya pasar murah yang digelar di Alun-alun Sidoarjo.

AKURATNEWS - Akibat pandemi Covid-19, berdampak perekonomian masyarakat dan UMKM di negeri ini, termasuk Sidoarjo terpuruk selama hampir dua tahun.

Melihat kondisi tersebut, dua ormas kepemudaan: GM FKPPI dan GP Ansor merasa terpanggil dan tergerak ikut serta dalam pemulihan ekonomi masyarakat dan membangkitkan UMKM agar terus berkembang.

Akhirnya, PC GM FKPPI 1316 dan PC GP Ansor Sidoarjo, didukung Disperindag Sidoarjo, Dinas Koperasi dan UKM Jatim, serta sejumlah pelaku UMKM menggelar kegiatan berlabel "Pasar Murah Maulid Nabi Muhammad SAW dan Sambut Harlah ke-99 Nahdlatul Ulama" selama sepuluh hari (10-19/12/2021), berlokasi di Alun-alun Sidoarjo.

Kegiatan itu dibuka dengan ditandai pemukulan alat musik hadroh oleh Sekda Sidoarjo, Achmad Zaini, didampingi Kepala Disperindag, Tjarda, Ketua PC GM FKPPI 1316, Joko Purwoko dan Ketua PC GP Ansor, Rizza Ali Faizin, Jumat (10/12/2021).

Dalam sambutannya, Sekda Zaini menuturkan, dampak pandemi Covid-19 sangat terasa. Selain, pertumbuhan ekonomi jeblok, juga melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok.

"Alasan itulah, Pemkab Sidoarjo memberikan dukungan terhadap GM FKPPI dan GP Ansor mengadakan pasar murah. Dalam momen ini, Disperindag menyediakan ribuan paket sembako murah (berisi 2kg gula, minyak goreng 900ml dan 2 mie instan) bagi warga kurang mampu. Yakni, satu paket senilai Rp60 ribu, tapi hanya dijual Rp20 ribu, karena Rp40 ribu disubsidi Pemkab," ujarnya.***

Penulis: Wachid Yulianto

Baca Juga