Sekjen SATRIA HANURA: Pak Wiranto dan Pak OSO, Dua raga dalam satu jiwa

Sekjen Satria Hanura, Swastiningsih

Jakarta, Akuratnews.com - Komposisi kepengurusan Partai Hanura dibawah kepemimpinan Dwi Tunggal Ketua Dewan Pembina Wiranto dan Ketua Umum Osman Sapta Odang (OSO) masih terus digodok. Integrasi kader lama dan kader baru dilakukan secara sistematis untuk memastikan Partai Hanura solid bergerak dalam memenangkan Pemilu 2019.

Sekertaris Jenderal SATRIA HANURA, Swastiningsih mengibaratkan, kepemimpinan Partai Hanura di bawah Dwi Tunggal Wiranto-OSO, seperti Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Menurutnya, Timnas Sepak Bola Indonesia terdiri dari dua unsur, yakni pemain asli Indonesia dan naturalisasi.

Wanita yang biasa di panggil Neng ini menjelaskan, selain diisi kader-kader lama, Partai Hanura terdapat banyak kader baru yang sarat akan pengalaman, seperti pemain naturalisasi dalam Timnas. Meski demikian, Ia menegaskan, antara kader lama dan ‘naturalisasi’ itu sudah memiliki kesamaan pandangan, yaitu bersatu mencapai target masuk tiga besar pada Pemilu 2019.

”Saya ibaratkan Partai Hanura adalah Timnas, ada pemain asli Indonesia dan pemain hasil naturalisasi. Kami memiliki tujuan yang sama yaitu mencapai target juara di Pemilu 2019,” kata Swastiningsih, di Jakarta Senin (09/01/17).

Swastiningsih juga menyatakan, bahwa tidak ada dikotomi kader internal dan eksternal dalam pembahasan kepengurusan yang dilakukan oleh formatur Partai Hanura. Ia menjelaskan, penyusunan kepengurusan oleh dua tokoh penting Partai Hanura akan melahirkan komposisi ideal, karena Wiranto-OSO memiliki kesamaan visi perjuangan.

”Pak Wiranto dan Pak OSO, menjadi magnet elektoral susunan formasi kepengurusan. Dua potensi menjadi satu. Dua raga dalam satu jiwa,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, penyusunan kepengurusan periode ini dibahas lebih rinci hingga tingkatan Koordinator Daerah (Korda). Hal ini bertujuan untuk menampung banyaknya antusiasme berbagai macam tokoh organisasi maupun partai politik yang ingin bergabung dengan Hanura.

”Pola itu agak berbeda dengan yang lalu. Dulu, korda diselesaikan belakangan setelah struktur DPP Partai Hanura dibentuk,” jelas dia. Selain pengurus harian, lanjut dia, Hanura juga menambah divisi komunikasi publik, media center, dan IT Center.

Dia juga menerangkan, dalam struktur Partai Hanura ke depan, ada divisi Pemenangan Pemilu sebagai upaya serius menenangkan Pemilu 2019. Bahkan menurut dia, ada Ketua DPP Partai Hanura yang salah satu tugasnya membawahi bidang Pilkada.

Pembahasan komposisi kepengurusan oleh Wiranto dan OSO memiliki semangat dan konsep yang sama, tinggal pelaksanaan teknis penyusunannya saja yang harus diselesaikan. (Ahyar)

Penulis:

Baca Juga