oleh

Selalu Ada Kemudahan Dalam Setiap Kesulitan

Opini, Akuratnews.com – Kasus “kebohongan dan penipuan” oleh Ratna Sarumpaet termasuk “kebiadaban luar biasa” karena dilakukan di tengah-tengah duka dan keprihatinan bangsa Indonesia karena bencana alam dahsyat yang datang bertubi-tubi. Jika Ratna Sarumpaet sampai dibiarkan tanpa proses hukum, ada potensi bahaya kedepan akan ditiru oleh anak bangsa Kita yg lainnya.

Bahkan akan muncul pertanyaan, siapa dalang yang telah menggerakkan Ratna Sarumpaet sampai mau melakukan “penipuan dan kebohongan publik” sedemikian bisanya? Sebagai sesama umat manusia, Kita semua tentu paham bahwa tidak ada perbuatan dan kejadian apapun buatan manusia yang tidak didasari atas tujuan dan motivasi tertentu.

Secara politis, tentu saja yang amat sangat dirugikan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, karena mereka berdua dan anggota tim kampanyenya yang mengalami secara langsung “penipuan dan kebohongan” yang telah dilakukan oleh Ratna Sarumpaet. Apalagi Calon Presiden Prabowo Subianto sudah turun tangan langsung bertemu dengan Ratna Sarumpaet dan berjanji akan mengejar keadilan untuk semua pengaduan dan keluhan Ratna Sarumpaet tersebut.

Bahkan Prabowo Subianto secara terbuka sudah menyampaikannya kepada media dan seluruh rakyat Indonesia paska pertemuan dengan Ratna Sarumpaet. Ketika Ratna Sarumpaet kemudian mengaku sudah melakukan kebohongan atas semua pengakuannya pada Prabowo Subianto, maka logikanya tentu Prabowo Subianto yang akhirnya sangat dirugikan karena akan dianggap oleh publik tidak teliti dan terlalu terburu-buru percaya pada semua “kebohongan dan penipuan” Ratna Sarumpaet tersebut.

Akan tetapi dalam kehidupan yang fana ini, Kita selalu diingatkan oleh peribahasa dalam bahasa Inggris “Blessing In Disguise”, jika diartikan secara sederhana “Kemalangan yang juga membawa keberuntungan”. Bagi Kita umat Islam ditegaskan jelas dalam Surat Alam Nasyrah janji Allah SWT, “Fa-inna ma’a al’usri yusraan, inna ma’aal’usri yusraan”, yang artinya “Dalam setiap kesulitan, pasti ada kemudahan”.

Sampai dua kali diulangi kalimat dengan arti yang sangat dalam ini dinyatakan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an, untuk mengingatkan Kita seluruh umat manusia agar jangan pernah berputus asa dalam setiap kesulitan kehidupan yang seberat apapun.

Calon Presiden Prabowo Subianto dengan jujur dan polos dan penuh tanggung jawab, seketika setelah mengetahui “penipuan dan kebohongan” Ratna Sarumpaet, langsung menyampaikan permohonan maaf dengan tulus dan sungguh-sungguh kepada seluruh rakyat Indonesia.

Jika Kita ingin mengetahui sifat, perilaku dan isi hati manusia yang sebenar-benarnya, maka lihatlah ketika Ia sedang mengalami masalah atau sedang berada dalam kesulitan. Paska mengalami “penipuan dan kebohongan” yang dilakukan dengan “dingin” oleh seorang “Drama Queen” sekaliber Ratna Sarumpaet, Prabowo Subianto dengan lugu dan polosnya langsung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, walaupun tentunya bisa Kita rasakan bagaimana pedih dan sedihnya Ia sampai harus menyampaikan sikap kesatria dan rasa tanggung jawab seperti itu.

Kejadian ini jadi mengingatkan dan menyadarkan Kita semua akan realitas yang sebaliknya dari para Pemimpin Kita saat ini di seluruh Indonesia. Setelah terus dan terus terperosok dalam kesalahan yang sama, terus dan terus terjebak dalam kebohongan publik yang sudah diketahui dan dipahami oleh seluruh rakyat Indonesia, pernahkah Ia sebagai Pemimpin menyampaikan permohonan maaf kepada Kita seluruh rakyat Indonesia?

Penulis Oleh: Johan O Silalahi
Presiden Negarawan Center

Komentar

News Feed