Selama di Penjara, Eks Gubernur Sultra Diduga Terima Fasilitas Mewah

Jakarta, Akuratnews.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) semestinya bisa menjadi tempat binaan bagi para narapidana (napi) agar tidak mengulangi perbuatan buruknya. Tapi alih-alih mendekam di balik dinginnya tembok penjara, banyak narapidana yang justru malah dimanja.

Mereka tetap bisa plesir dan mendapatkan fasilitas mewah meski mengemban status sebagai narapidana. Salah satunya seperti yang dinikmati oleh terpidana korupsi, Nur Alam.

Berdasarkan hasil investigasi Gerakan Mahasiswa Nusantara, mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) itu memiliki sel berukuran lebih besar dari sel lainnya. Sel yang dihuni Nur Alam disulap layaknya hotel.

Betapa tidak, sel yang sejatinya hanya beralaskan kasur tipis malah dilengkapi oleh berbagai fasilitas seperti spring bed, AC, kulkas, televisi, wastafel serta kamar mandi yang lengkap dengan toilet duduk.

"Nur Alam setelah ditaruh di Lapas Sukamiskin seakan-akan bukan terpidana karena dia bebas menggunakan fasilitas mewah," ucap Risal, Koordinator GMN di Gedung Merah Putih KPK.

Fasilitas mewah lainnya yang dinikmati oleh Nur Alam adalah saung elite. Saung itu, kata Risal, kerap dipergunakan oleh Nur Alam untuk berjumpa dengan keluarga dan kolega sambil menikmati sajian makan-minum dan menggelar aneka acara.

Selain itu, Nur Alam juga disebut bebas keluar masuk penjara. Bahkan, Nur Alam dituding kerap pulang-pergi ke Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kendati demikian, tidak dijabarkan kapan Nur Alam pulang ke Kendari. Kata Risal, fasilitas mewah dan privillage telah dinikmati Nur Alam sejak mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

"Sudah sejak dari dia (Nur Alam-red) masuk sel," imbuhnya.

Fasilitas dan akses keluar-masuk yang diperoleh Nur Alam itu tentu tidak gratis. Ada tarif yang mesti dibayar dan kongkalikong dengan oknum lapas.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Restu Fadilah

Baca Juga