Selama Pandemi Corona, Kejari Mamasa Gelar Sidang Online

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, hadirkan empat orang saksi atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan terdakwa DA. (Foto: Wahyu)
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, hadirkan empat orang saksi atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan terdakwa DA. (Foto: Wahyu)

Mamasa, Akuratnews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar sidang secara online (daring) melalui video conference.

Hal itu dilakukan ditengah ependemi virus corona, untuk mencegah penyebaran Covid-19, juga berdasarkan pada himbauan pemerintah agar tidak melakukan aktivitas yang melibatkan perkumpulan orang.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Mamasa Oktavianus Tamuju mengatakan, pada persidangan daring tersebut merupakan lanjutan sidang ke empat terhadap terdakwa DA (inisial) yang diduga melakukan penipuan terhadap beberapa orang.

Dikatakan Oktavianus, selama proses persidangan, para saksi, hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan terdakwa berada di tempat yang berbeda.

"Untuk hakim berada di ruang sidang pengadilan, kemudian JPU Kejari Mamasa beserta saksi dan terdakwa tetap berada di lapas," katanya.

Oktavianus menjelaskan, agenda persidangan keempat itu yakni pemeriksaan saksi. Dengan menghadirkan empat orang saksi atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan terdakwa DA.

"Ini sidang yang kedua kita laksanakan melalui online atas petunjuk Jaksa Agung, dan surat edaran Kementerian Hukum dan HAM," ujarnya.

Lanjut Oktavianus menjelaskan, persidangan onine yang diterapka, khusus tahanan pidama umum. Dengan tujuan agar tahanan tidak ke luar dari lapas.

"Selama ependemi masih berlanjut maka proses persidangan juga akan terus dilakukan melalui online seperti sekarang ini," pungkasnya.

Penulis: Wahyuandi

Baca Juga