Selendang Putih Nusantara Ingatkan Politik yang Beretika

Ketua Umum DPP Selendang Putih Nusantara, Rama Yumatha

Ketua Umum Selendang Putih Nusantara, Rama Yumatha berharap semua kalangan berpegang pada etika politik demi kebaikan bersama di tahun 2018.

Jakarta, Akuratnews.com – Selendang Putih Nusantara mengingatkan semua kalangan khususnya para politisi untuk tidak menjadikan Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 sebagai ajang perebutan kekuasaan semata.

Ketua Umum Selendang Putih Nusantara, Rama Yumatha menjelaskan politik yang beretika hendaknya menjadi pegangan demi kebaikan bersama.

“Yaitu menghargai martabat manusia. Yang kedua adalah memperjuangkan kebaikan umum, kebaikan bersama. yang ketiga adalah prinsip solidaritas. Nanti akan diterjemahkan dalam etika politik,” ujar Rama, Kamis (22/02/18).

Peran negara dalam mengelola pemerintahan, lanjut Rama, hanyalah untuk kebaikan bersama. “Negara itu memastikan kebaikan bersama. artinya kalau kita bicara lembaga negara seperti DPR pertanyaannya apakah undang-undang yang diproduksi oleh DPR itu sungguh-sungguh dibuat untuk kebaikan bersama atau merupakan pesanan,” lanjut Pria yang biasa disapa Ome ini.

Tahun 2017 menurut Rama adalah tahun kecemasan akibat adanya beberapa pihak yang ingin memecah persatuan bangsa demi keuntungan pribadi dan golongan tertentu.

Rama menyoroti, ada pihak-pihak yang secara terang-terangan mempersoalkan Pancasila sebagai dasar negara.

“Meskipun secara verbal dikatakan Pancasila adalah kesepakatan dasar yang dibuat oleh pendiri negara ini, sekarang ada saudara-saudara kita yang terang-terangan mempersoalkan Pancasila,” lanjutnya.

Iklim politik di 2018 diprediksi memanas jelang Pilkada serentak. Tidak hanya cari kawan koalisi, partai politik juga saling adu strategi untuk merayu masyarakat pemilik suara.

171 Pilkada akan digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia. Rama Yumatha juga berpesan agar pesta demokrasi dapat terselenggara dengan kondusif dan tidak ada perpecahan antar anak bangsa. (Ahyar)

Penulis:

Baca Juga