Opini

Selubung Manis Islam Moderat Menikam Ajaran Islam

Ilustrasi Islam Moderat
Ilustrasi Islam Moderat

Pemahaman Islam moderat ini juga mengajarkan bahwa dakwah yang tidak menyalahkan agama yang lain, padahal Allah sendiri telah berfirman,

“Sesungguhnya kafirlah orang–orang yang mengatakan, ‘Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga.’ Padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.” (QS Al Maidah 73).

Sungguh, dakwah ramah dan santun semacam ini justru akan menggiring umat pada pemahaman Islam secara parsial, bahkan memutilasi dan menikam ajaran Islam. Islam moderat adalah pemikiran yang batil, karena ajarannya yang selalu mengambil jalan tengah (wasath) sebagai solusi dalam segala masalah.

Islam Moderat, Rekayasa Barat
Islam moderat adalah Islam sekuler yang mau menerima nilai-nilai Barat seperti demokrasi dan HAM, serta mau berkompromi dengan imperialisme Barat dan tidak menentangnya. Kelompok yang disebut “Islam moderat” ini mereka anggap sebagai Islam yang “ramah” dan bisa jadi mitra Barat yang merelakan SDA dan SDM di negeri-negeri muslim dikuasai oleh asing.

Ide Islam moderat pada dasarnya adalah bagian dari rangkaian proses sekularisasi pemikiran Islam ke tengah-tengah umat yang diberi warna baru. Islam moderat ini juga menjauhkan umat Islam dari pemahaman Islam yang sesungguhnya yang sesuai syariat. Banyak sekali ajaran islam yang dimutilasi, terutama yang berhubungan dengan politik Islam dan hukum Islam lainnya, mengeliminasinya dari kaum muslim dan diganti dengan pemikiran dan budaya Barat.

Islam wasathiyah atau moderat akan selalu berusaha mengompromikan Islam dengan pemikiran dan ideologi lain yang bertentangan dengannya. Islam moderat sebagai alat pembunuh yang mematikan. Menjauhkan umat dari rahasia kebangkitannya serta dari identitas hakikinya sebagai umat terbaik, umat pemimpin. Bahkan menjauhkan dari makna ummatan wasathan yang sesungguhnya, yakni umat yang berpegang teguh pada kebenaran, tak berkompromi dengan kebatilan, yang kelak akan menjadi saksi atas umat-umat lainnya tentang kebenaran itu.

Sungguh, menerima Islam moderat sebagai arus utama dan menyerang Islam ideologi hanya demi menerima pujian musuhnya, jelas-jelas merupakan kejahilan. Apa yang mereka lakukan sama dengan bunuh diri politik yang akan menjauhkan umat ini dari kebangkitan hakiki dan melanggengkan posisinya sebagai objek penjajahan.

Umat sudah seharusnya menyadari peta pertarungan ideologi ini akan kian masif terjadi dengan berbagai cara strategi. Musuh tidak akan lagi sungkan menggunakan tangan-tangan umat ini sebagai alat atau senjata untuk menyerang agama dan para pejuangnya yang sangat mereka benci.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Novita Ekawati

Baca Juga