Serangan Siber Spionase China, Amankah Indonesia?

Jakarta, Akuratnews.com - Agen intelijen China diidentifikasi sebagai dalang atas serangan siber yang mendera sistem perusahaan-perusahaan telekomunikasi global. Mereka membobol dan mencuri data pribadi dan data perusahaan yang diserang. Para peneliti dari Perusahaan siber mengatakan hal itu. Mereka menyebutnya sebagai bagian spionase siber China.

Reuters melansir, Para penyidik dari perusahaan keamanan Cybereason mengatakan serangan itu membahayakan perusahaan-perusahaan di 30 negara lebih. Tujuannya untuk mengumpulkan informasi orang-orang di pemerintahan, penegak hukum, dan politik.

Direktur Utama Cybereason Lior Div mengatakan para perentas juga menggunakan alat yang terhubung dengan serangan yang menurut Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya dilakukan oleh Cina.

Div yakin serangan tersebut bukan dilakukan sekelompok kriminal.

"Untuk tingkat kecanggihan seperti ini bukan dilakukan oleh kelompok kriminal, ini pemerintah yang memiliki kemampuan untuk melakukan serangan semacam ini," kata Div lansir Reuters beberapa waktu lalu.

Cina berulang kali membantah terlibat dalam berbagai aktivitas perentasan. Cybereason menolak menyebutkan nama perusahaan atau tempat mereka beroperasi. Tapi beberapa orang yang mengetahui tentang operasi perentasan Cina mengatakan Beijing meningkatkan serangan ke perusahaan-perusahaan telekomunikasi di Eropa Barat.

Negara-negara Barat sudah bergerak memprotes Beijing atas aksi mereka di dunia siber. Mereka memperingatkan perentas Cina telah membahayakan perusahaan dan badan pemerintah di seluruh dunia dengan mencuri rahasia dagang dan data pribadi untuk tujuan spionase.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga