Seri Drama Korea Berebut Tangga

AKURATNEWS - Para penikmat drama negeri ginseng sepertinya termanjakan oleh beberapa serial yang ber-rating tinggi, seperti drama modern Penthouse, Revolutionary Sisters, Hometown Cha Cha Cha ataupun Lovers of the Red Sky yang bersetting jaman kerajaan.

Saat ini, film-film tersebut memang diketahui sedang berkompetisi meraih top rating. Memang tak bisa dipungkiri, Revolutionary Sisters mendapatkan peringkat teratas, namun bukan tak mungkin judul-judul lainnya bakal menyalip perolehan tersebut. Apalagi Lovers of the Red Sky yang baru saja tayang, langsung mendapatkan dukungan kuat.

Drama Korea (Selatan) memang menjadi semacam ‘candu’ bagi kaum hawa di negeri kita. Itulah kenapa Indonesia juga menjadi negara penyokong rating yang cukup diperhitungkan bagi para produser eksekutif film genre ini, dalam melakukan analisa, target market dan kalkulasi produksinya. Rata-rata meraup sukses, dan dalam perspektif bisnis, Drakor dianggap cukup menjanjikan.

Tapi apakah semua pasti dijamin sukses? Ternyata ada fakta yang menarik. Bahkan dengan bintang sebesar & setenar Lee Min Ho pun tidak menjadi jaminan. Tengoklah kasus peluncuran film The King Eternal Monarch-nya Min Ho, yang dirilis tahun 2020 lalu.

Dengan budget produksi lebih dari US $ 25 juta, ternyata film tidak semeledak yang diperkirakan. Namun demikian, dari pihak produksi membantah jika The King...dibilang rugi. “Kita masih belum menghitung dari penayangannya di Netflix dan SBS. Kalau hitung-hitungannya, saya yakin sudah bisa menutup biaya produksi yang dikeluarkan,” kata sumber tersebut.

Kembali ke drama-drama terkini yang berebut rating, harian terkemuka Amerika Serikat, The New York Times menyebutkan bahwa tak bisa diingkari, drama Korea merupakan “gelombang adiktif yang cukup berbahaya”.

Lalu apa kekuatan resepnya? Koran legendaris itu menukil wawancaranya dengan Tim Lee, seorang sutradara Drakor, yang mengatakan bahwa para tim produksi selalu menyasar segmn yang tepat. Yaitu wanita (ibu-ibu dan remaja putri).

“Kami selalu mencermati secara berkala apa yang akan dikeluarkan, perpindahan teatrikal juga bagaimana penampilan film yang akan disajikan,” ujar Lee, yang diwawancara The New York Times melalui telepon.***

Penulis: Iwan Prast

Baca Juga