Setahun SPC: Ngontel Bareng Keliling Prambon Sidoarjo 17 Kilometer

Wabup Nur Ahmad Syaifuddin (kiri) saat ngontel bareng, diikuti jajaran Forkopimka beserta ribuan pesepeda yang tergabung SPC dan KOSTI untuk berkeliling Prambon, Sidoarjo. (Foto: Dok. Akuratnews.com)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Guna menyambut Dirgahayu 74 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memeriahkan satu tahun Sepeda Pancal Club ( SPC), digelar kegiatan bertajuk "Ngontel (Sepeda Kuno) Bareng Keliling Prambon, Sidoarjo" dengan rute sepanjang 17 kilometer pada Minggu (4/8/2019).

Dengan mengambil start di depan Kantor Desa Jatikalang, Prambon, acara ngontel bareng yang diikuti ribuan peserta berpakaian ala pejuang dan tentara zaman perang merebut kemerdekaan dengan menaiki sepeda kuno itu, diberangkatkan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), H. Djoko Supriyadi, Camat Prambon, Ainun Amalia beserta jajaran Forkopimka Prambon dan sejumlah pengurus paguyuban sepeda ontel.

Dalam sambutannya, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan, kegiatan ngontel bareng ini bila dilihat dari segi positifnya, selain menjaga kebugaran tubuh, juga melestarikan warisan budaya peninggalan nenek moyang kita.

"Karenanya, kegiatan ngontel bareng itu bisa diagendakan setiap tahun dan lebih ditingkatkan. Ya, disamping sebagai sarana olahraga, juga untuk memperkenalkan tradisi dan budaya nenek moyang, serta ajang silaturahmi antar-warga Sidoarjo," terangnya.

Sedangkan, Ketua Penyelenggara Ngontel Bareng, Sumardiono menjelaskan, pihaknya ingin membudayakan olahraga bersepeda di kalangan masyarakat.

"Kami tergabung dalam paguyuban sepeda tua yang dinamakan KOSTI atau Komunitas Olahraga Sepeda Tua Indonesia. Nah, acara ngontel bareng ini diikuti pula anggota KOSTI, tidak hanya dari dalam, tapi juga luar Sidoarjo," ujarnya.

Jelang kegiatan ini berakhir, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin dinobatkan selaku Penasehat KOSTI, ditandai dengan penyerahan tongkat komando oleh Ketua KOSTI Sidoarjo, Ari Baryashi.**

Penulis: Wachid Yulianto

Baca Juga